Kurma KLU Tembus 7 Besar Dunia, BRIDA NTB Pacu Riset dan Kultur Jaringan untuk Jadi Pusat Kurma Indonesia Global

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali bikin heboh dunia internasional. Kurma asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) berhasil menembus peringkat 7 besar dunia, bersaing dengan kurma-kurma top asal Timur Tengah.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB, I Gede Putu Aryadi, menyebut capaian ini sebagai kebanggaan sekaligus momentum emas untuk menjadikan NTB sebagai pusat kurma Indonesia untuk dunia.

“NTB sudah tiga tahun berturut-turut mewakili Indonesia dalam Festival Kurma Dunia di Abu Dhabi. Hasil riset bersama BRIN menunjukkan tanah di KLU sangat cocok untuk kurma, hampir mirip lahan Tambora,” kata Aryadi usai mengikuti Rapat Paripurna APBD-P 2025 di Kantor Gubernur NTB, Rabu (24/9).

Baca Juga :  Tim Percepatan Pembangunan NTB: Manajemen Kepemimpinan Modern

Tak mau berhenti di situ, BRIDA NTB langsung tancap gas dengan teknologi kultur jaringan untuk mempercepat produksi bibit unggul, agar petani tidak perlu menunggu 4–6 tahun hanya untuk proses dari biji.

Baca Juga :  Dua Mahasiswa Bawa Sabu 2 Kilogram Ditangkap Polres Sumbawa, Dijanjikan Imbalan Rp5 juta

Selain kurma, Aryadi menambahkan BRIDA NTB juga mengembangkan kacang Sacha Inchi di Dompu, komoditas superfood bernilai tinggi yang kaya omega 3, 6, 9, vitamin A, dan E, serta bisa produktif hingga 25 tahun.

“NTB tidak sekadar menanam. Kita membangun ekosistem inovasi pertanian yang berkelanjutan. Dengan teknologi dan edukasi masyarakat, NTB akan jadi pusat kurma dan Sacha Inchi Indonesia untuk dunia,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB