Gubernur NTB Ingatkan Developer: Jangan Hanya Bangun Rumah, Tapi Juga Bangun Tanggung Jawab

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 10:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengingatkan para pengembang (Developer) perumahan agar tidak sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga memikirkan dampak lingkungan, sosial, dan keberlanjutan bisnis.

Pesan itu disampaikan Iqbal saat membuka Gebyar KPR Merdeka REI NTB Property Expo 2025 di Atrium Lombok Epicentrum Mall, Sabtu (16/8). Ia menyinggung langsung soal banjir besar yang melanda Kota Mataram pada Juli lalu, yang sebagian disebabkan tata ruang dan pembangunan yang abai terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Respons Desakan Turun Gunung: Sudah Bertemu Menpora, Tinggal Tunggu Arahan Presiden

“Pembangunan perumahan harus ramah lingkungan. Jangan pernah bangun di bantaran sungai, jangan di wilayah yang rawan bencana. Itu bagian dari tanggung jawab sosial kita,” tegasnya.

Iqbal menambahkan, aspek sosial juga tak kalah penting. Perumahan baru, katanya, jangan sampai memutus ikatan dengan masyarakat sekitar.

“Bangun perumahan yang menyatu dengan warga setempat, bukan jadi tembok pemisah. Kalau masyarakat dalam perumahan dan di sekitarnya merasa sama-sama memiliki, maka kawasan itu akan tumbuh harmonis,” jelasnya.

Selain lingkungan dan sosial, Iqbal juga menekankan pentingnya ramah bisnis. Ia mendorong para pengembang memanfaatkan Bank NTB Syariah dan BPR NTB sebagai mitra keuangan.

Baca Juga :  Advokat Senior NTB Iwan Slenk Tegas: Pemilihan Senat Unram Sudah On The Track, Hentikan Drama dan Spekulasi

“Jangan tinggalkan Bank NTB. Justru jadikan mitra strategis untuk kerja sama bisnis yang saling menguntungkan,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur NTB mengapresiasi ajang Property Expo ini karena tidak hanya menggairahkan sektor properti, tetapi juga membantu pemulihan masyarakat, salah satunya melalui program perbaikan rumah warga terdampak banjir di Kekalik Gerisak.

 

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB