Kapolres Dompu Turun Langsung Kawal Gerakan Pangan Murah, 1,5 Ton Beras Ludes dalam 4 Jam

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Harga pangan di pasaran mulai merangkak? Polres Dompu punya jurusnya. Kamis pagi (14/08/2025), pukul 09.00 WITA, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. langsung memimpin Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menstabilkan pasokan dan harga beras di wilayah hukumnya.

Bukan sekadar hadir, Kapolres terjun meninjau, memberi arahan, hingga memastikan harga jual sesuai aturan.

“Beras ini harus benar-benar dijual sesuai harga eceran yang sudah ditentukan. Tujuan kita jelas: membantu masyarakat menekan harga pasar,” tegasnya di sela memantau lapak penjualan.

Baca Juga :  Belum Sempat Mimpi Indah, Pengedar Sabu di Dompu Dibangunkan Polisi Jam 1 Dini Hari

Dua titik strategis jadi pusat kegiatan: halaman Primkopol Polres Dompu dan depan Mako Polsek Woja. Dengan harga Rp 58.000 per kemasan 5 kilogram, masyarakat berbondong-bondong membeli. Targetnya sederhana: membantu warga sekitar dan pengendara yang melintas.

Hasilnya? Dalam waktu kurang dari empat jam, 315 karung beras (1,575 ton) ludes dibeli warga. Dari stok awal 1.200 karung (6 ton), kini tersisa 290 karung (1,45 ton) di gudang Primkopol untuk penjualan berikutnya. Tak berhenti di situ, Polres Dompu juga sudah menyiapkan tambahan pasokan dari Bulog Dompu sebanyak 2 ton untuk putaran GPM berikutnya.

Baca Juga :  Rp500 Juta per Desa Plus Jurus Desa Berdaya: Resep Sakti NTB Usir Kemiskinan Ekstrem hingga Nol Persen

Program ini akan digelar rutin setiap hari kerja mulai 9 Agustus hingga Desember 2025. Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan Polres Dompu terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi di daerah.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan disambut antusias oleh warga. Di tengah isu harga pangan yang tak menentu, kehadiran Kapolres di lapangan menjadi bukti bahwa stabilisasi harga bukan hanya urusan pedagang, tapi juga kepedulian aparat penegak hukum.

 

Berita Terkait

NTB Pecah Rekor Nasional, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki Tim Keamanan Siber
ITDC Kelola 1.545 Hektare Kawasan Pariwisata Strategis Nasional, Mandalika Jadi yang Terluas
ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Perkuat Mandalika dan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia
Investasi Hijau Jepang Didorong Perkuat 8.000 Hektare Mangrove Sumbawa
Bupati Jarot Sambut Investasi Hijau Jepang, Dorong Sumbawa Jadi Pusat Ekonomi Karbon NTB
Bupati Jarot Lepas Kontingen PWI Sumbawa, 29 Atlet Wartawan Siap Berburu Medali di Porwada NTB 2026
BSSN Ungkap 5,5 Miliar Serangan Siber, UNRAM dan Wagub NTB Perkuat Pertahanan Data Digital
HMI Cabang Dompu Tantang Kapolda NTB Bongkar Dugaan Aset Mewah Oknum Resnarkoba Dompu, Minta Tim Khusus Turun Tangan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pecah Rekor Nasional, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki Tim Keamanan Siber

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:18 WIB

ITDC Kelola 1.545 Hektare Kawasan Pariwisata Strategis Nasional, Mandalika Jadi yang Terluas

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:15 WIB

ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Perkuat Mandalika dan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:45 WIB

Investasi Hijau Jepang Didorong Perkuat 8.000 Hektare Mangrove Sumbawa

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:11 WIB

Bupati Jarot Sambut Investasi Hijau Jepang, Dorong Sumbawa Jadi Pusat Ekonomi Karbon NTB

Berita Terbaru