Pemerintah Minta Daerah di NTB Segera Laksanakan Meritokrasi Birokrasi

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Barat – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia adalah Prof. Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, pentingnya percepatan implementasi management ASN berdasarkan prinsip meritokrasi.

“Pemerintah pusat dan daerah memiliki tantangan untuk menjadikan aparatur negara sebagai individu pembelajar, menjadikan pemerintah sebagai organisasi pembelajar, menjadikan dunia usaha pembelajar, dan menjadikan masyarakat pembelajar,”ungkapnya, saat memberi sambutan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) terkait strategi percepatan implementasi management ASN berdasarkan prinsip meritokrasi. FGD tersebut diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia dan digelar di Hotel Merumata Senggigi, Lombok Barat, Kamis 16 Januari 2025.

Baca Juga :  Pemprov NTB Bantah Narasi Penelantaran Warga Malaysia di Lombok, Fakta Lapangan Diungkap

Zudan juga menjelaskan, Meritokrasi merupakan elemen kunci pengelolaan ASN untuk menciptakan birokrasi yang profesional dan berdaya saing. Ia juga menjelaskan bahwa salah satu sasaran pada Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional (GDRBN) 2025-2045 adalah terciptanya aparatur sipil negara yang kompeten dan berkinerja tinggi berdasarkan sistem merit.

“Karena itu Penerapan Meritokrasi dalam Reformasi Birokrasi harus segera dilaksanakan,”katanya.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat (Sekda NTB) menyampaikan pemerintah Provinsi NTB siap mendukung penerapan meritokrasi dalam reformasi di daerah.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2024, UIN Mataram  Meraih Pengakuan Label Kelas Dunia Internasional

“Pemerintah Provinsi NTB siap untuk mempelajari regulasi yang telah ditentukan. Karena dengan diterapkannya meritokrasi dapat meningkatkan profesionalisme, kinerja dan kesejahteraan ASN. Meritokrasi juga dapat menciptakan birokrasi yang bersih dan berdaya saing,”kata Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Miq Gite sapaannya, menjelaskan,
Bagaimana prosesnya tentu kami di daerah akan mempelajari dan mengikuti regulasi yang telah ditentukan. “Mengikuti regulasi yang sudah ditentukan,”ujarnya.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru