Ditemukan di Tepi Jalan, Berakhir di Pelaminan: Kisah Bayi ‘Pemersatu’ Dua Keluarga di Sumbawa, Cinta Akhirnya Disahkan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Besar– Misteri penemuan bayi yang sempat menghebohkan warga Desa Prode SP 2, Kecamatan Plampang, pada Selasa (5/8/2025) kini berakhir dengan kisah yang tak kalah mengejutkan. Dari dugaan kasus yang bikin warga geger, kini bertransformasi menjadi kabar bahagia, kedua orang tua bayi sepakat menikah.

Pertemuan bersejarah itu digelar Rabu (6/8/2025) sore di Mako Polsek Plampang. Kapolsek Plampang IPTU K. Joko Wilopo memimpin langsung proses mediasi, didampingi tim Unit PPA Polres Sumbawa yang dipimpin Aipda Mario, serta perwakilan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Ibu Fathilatul Rahma, S.Pd. Kepala Desa Prode SP 2 dan Kepala Desa Plampang juga hadir menyaksikan jalannya musyawarah.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lombok Tengah Jadi Tersangka Pemalsuan Ijazah

Di hadapan mediator, Bapak Zaenuddin (wali dari R, ibu sang bayi) dan Bapak A. Wahab (orang tua F, pasangan R) duduk satu meja. Suasana awalnya tegang, namun berangsur mencair setelah kedua belah pihak menyatakan kesediaan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Kesepakatan utama adalah menikahkan F dan R dalam waktu dekat. Ini demi masa depan keduanya dan, yang terpenting, masa depan sang bayi,” ujar IPTU Joko Wilopo, menyampaikan pesan Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K.

Baca Juga :  PJ Gubernur NTB: Narkoba dan Judi Online jadi Ancaman Serius Indonesia Emas 2045

Mediasi yang berlangsung hingga pukul 16.40 WITA itu berakhir damai. Tak ada lagi nada tinggi, yang tersisa hanya senyum lega dan jabat tangan. Dengan kesepakatan ini, diharapkan hubungan kedua keluarga kembali harmonis, dan bayi yang sebelumnya menjadi misteri kini punya masa depan yang lebih pasti.

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru