Stop Diam, Polresta Mataram Guncang Kota dengan Gerakan ‘Rise and Speak’ Lawan Kekerasan

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Seruan lantang menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak menggema di Lapangan Apel Mapolresta Mataram, Sabtu (26/07/2025). Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram menggelar kampanye bertajuk ‘Rise and Speak’ Berani Bicara, Selamatkan Sesama’, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berani bangkit melawan kekerasan.

Kampanye tersebut menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam melindungi kelompok rentan sekaligus membangkitkan kesadaran publik bahwa keberanian untuk bersuara bisa menyelamatkan banyak nyawa.

“Ini bukan hanya pekerjaan polisi, tapi kewajiban kita semua. Siapa pun harus berani bersuara ketika melihat atau mengalami kekerasan, terutama terhadap perempuan dan anak,” tegas Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.K., S.I.K., yang diwakili Kanit PPA Iptu Eko Ari Prastya, SH., usai kegiatan.

Baca Juga :  Bukan Cinta Lokasi, Tapi Cinta Investasi! Delegasi Balkan Kepincut NTB Gara-Gara PLTA dan Pulau Moyo

Iptu Eko menjelaskan, ’Rise and Speak’ bukan sekadar slogan kampanye, melainkan sebuah gerakan moral yang mengajak masyarakat melawan ketidakadilan.

“Bangkit dan bicara itu memiliki makna yang dalam. Kami ingin mendorong semua orang, khususnya kelompok rentan, agar tidak takut melapor. Dengan keberanian itu, mereka bisa menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Ada tiga pesan penting yang diangkat dalam kampanye ini:

1. Bangkit- Jangan lagi terdiam menghadapi kekerasan dan ketidakadilan.

2. Berbicara-Punya keberanian untuk menyuarakan pengalaman dan kekhawatiran demi menciptakan lingkungan yang aman.

Baca Juga :  Sabu 73 Gram dan Senjata Api Disita, Bandar Bima Gagal Tampil di Liga Narkoba

3. Selamatkan Sesama- Satu langkah kecil bisa memberi dampak besar; satu suara bisa menyelamatkan banyak jiwa.

Lebih jauh, Iptu Eko menyebut kampanye ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk merasa aman ketika berbagi cerita, membangun kepedulian sosial, dan memantik aksi nyata dalam mencegah kekerasan.

“Kami ingin masyarakat yakin bahwa mereka tidak sendirian. Laporkan, dan kami akan hadir melindungi. Semakin banyak yang berani bersuara, semakin sempit ruang gerak pelaku kekerasan,”tandasnya.

Pihak Polresta Mataram berharap gaung gerakan ‘Rise and Speak’ dapat terus menggema hingga ke tingkat RT agar semakin banyak masyarakat yang tergerak melawan kekerasan.

Berita Terkait

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Berita Terbaru