106 Desa Miskin Ekstrem di NTB Akan Dilenyapkan Sebelum 2029, Gubernur Iqbal Gaspol Lewat Program Desa Berdaya

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya pelestarian nilai-nilai lokal sebagai landasan pembangunan pariwisata desa di masa mendatang. Hal ini disampaikannya dalam sambutan pembukaan kegiatan Bejango Desa yang digelar di Desa Anjani, Jumat (18/7/2025).

“Kegiatan ini tidak hanya melestarikan warisan masa lalu, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun desa wisata yang mandiri secara ekonomi,” kata Gubernur Iqbal di hadapan peserta acara.

Ia mengapresiasi perkembangan desa wisata di Lombok Timur, yang menurut laporan Sekda, telah mencapai 101 desa. Gubernur menyebut beberapa desa seperti Tete Batu dan Kembang Kuning sebagai contoh keberhasilan desa yang telah berdaya secara ekonomi melalui pendekatan berbasis budaya.

Baca Juga :  Bima Jadi Fokus, Wagub NTB Giatkan Pemantauan Lansia dan Penanganan Stunting: Ini Alasannya

“Desa-desa di Lombok Timur memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, masing-masing dengan karakteristik unik yang menjadi potensi besar untuk pariwisata,” tambahnya.

Untuk memperkuat pembangunan desa, Pemprov NTB akan meluncurkan program ‘Desa Berdaya’ yang terbagi menjadi dua kategori yakni Desa Berdaya dan Desa Berdaya Transformatif. Program ini bertujuan mendorong kemajuan desa melalui kerja kolaboratif lintas sektor.

“Desa Berdaya menyasar seluruh desa, baik yang sudah berkembang maupun yang belum. Sementara Desa Berdaya Transformatif ditujukan bagi desa yang masuk kategori kemiskinan ekstrem, dengan penanganan kolaboratif oleh pemprov, pemda kabupaten/kota, LSM, hingga perusahaan melalui CSR,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus Dana Siluman, Kejati NTB Periksa 16 Anggota DPRD NTB

Target dari program ini cukup ambisius yaitu menghapuskan 106 desa miskin ekstrem di NTB hingga tahun 2029, serta menekan angka kemiskinan secara keseluruhan menjadi di bawah 10 persen.

Gubernur Iqbal juga menyoroti pentingnya mengidentifikasi pemangku kepentingan utama dalam pembangunan desa. Ia menekankan bahwa semangat kolaborasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan di tingkat akar rumput.

“Saya senang melihat banyak UKM dan UMKM yang terlibat di sini. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi semakin hidup. Tidak ada masalah yang bisa diselesaikan sendiri. Semua harus dikerjakan bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB