SUMBAWAPOST.com | Bima- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, menghadiri penyerahan bantuan kasih sayang untuk lansia dan balita stunting di Puskesmas Paruga, Kota Bima, serta Puskesmas Woha, Kabupaten Bima, Sabtu (6/12).
Dalam sambutannya, Wagub yang akrab disapa Umi Dinda menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian yang setara kepada lansia dan balita, khususnya yang mengalami stunting, karena hal tersebut sangat menentukan keberlanjutan pembangunan daerah.
“Keberadaan kita hari ini juga berkat kasih sayang dan perhatian dari orang tua kita. Oleh karena itu, penting kita mencintai lansia,” ujar Wagub yang akrab disapa Umi Dinda.
Ia menambahkan bahwa Puskesmas adalah gerbang utama layanan kesehatan di kota dan kabupaten yang harus mampu mencerminkan pola hidup sehat masyarakat setempat.
“Puskesmas harus mencerminkan pola hidup sehat masyarakatnya. Pelayanannya harus lebih ditingkatkan, dan ke depan akan ada perluasan serta pengembangan dari yang sudah ada,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut Umi Dinda mendorong agar Puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan masyarakat, seperti pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga olahraga bersama.
Wagub Umi Dinda secara khusus membahas isu stunting dan menegaskan bahwa memiliki anak dengan berat badan kurang atau stunting bukanlah aib. Kondisi ini menjadi tantangan bagi keluarga untuk lebih sabar dan memberikan perhatian khusus.
Dia juga menekankan bahwa sentuhan dan kalimat positif dari orang tua sangat memengaruhi tumbuh kembang anak. Para ibu, khususnya ibu muda, dia ajak untuk terus belajar dan menyempurnakan diri sebagai perempuan, istri, dan pendidik generasi bangsa. Di penghujung sambutannya, Wagub meminta jajaran terkait meningkatkan intensitas pemantauan lansia dan balita.
Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah harus sampai ke pelosok, termasuk memastikan penanganan stunting tidak hanya berdasarkan data yang ada, tetapi juga memperhatikan data yang belum tercatat atau berpotensi keliru.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










