Kasus Dana Siluman, Kejati NTB Periksa 16 Anggota DPRD NTB

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan kasus Dana Siluman DPRD NTB kembali memanas. Sebanyak 16 Anggota Dewan dipanggil Kejati NTB pada Senin (1/12/2025), membuat halaman kejaksaan berubah menjadi Panggung Politik dadakan ketika para Legislator datang bergiliran menjalani Pemeriksaan Penyidik.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Penanganan dugaan kasus dana siluman di tubuh DPRD NTB kembali memanas. Senin (1/12/2025), satu per satu anggota dewan berdatangan ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB untuk menjalani pemeriksaan penyidik, menjadikan halaman kantor kejaksaan ramai bak ruang tunggu para Politisi yang terseret pusaran perkara ini.

Ketua Komisi I DPRD NTB, Moh. Akri, menjadi salah satu yang hadir memenuhi panggilan. Hadir pula Ketua Bapemperda DPRD NTB, Ali Usman Ahim, yang belakangan ikut jadi sorotan publik setelah resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua Asprov PSSI NTB.

Kemunculan para tokoh ini makin menyedot perhatian publik terhadap perkembangan perkara yang sudah lama bergulir tersebut. Meski pemeriksaan berlangsung tertutup, aktivitas keluar-masuk para legislator ke ruang Pidsus sejak pagi menjadi buruan kamera media.

Baca Juga :  Dituduh Perkosa, Korban Ngaku Aman Sentosa-Jaksa Tetap Tuntut Pimpinan Ponpes di Loteng 19 Tahun

Sejak pukul 08.00 Wita, anggota dewan terlihat datang bergiliran. Mereka memasuki ruang pemeriksaan untuk memberikan keterangan sesuai kebutuhan penyidik. Ali Usman Ahim keluar lebih dulu sekitar pukul 11.08 Wita.

“Saya datang pagi tadi, sekitar jam 8,” ujarnya singkat saat dicegat wartawan.

Tak lama berselang, sekitar pukul 11.10 Wita, beberapa legislator lain juga tampak keluar dari ruang penyidikan, di antaranya Didi Sumardi, Sudirsah Sujanto, dan Moh. Akri.

“Ada teman yang lain juga diperiksa,” kata Ali Usman.

Sudirsah pun membenarkan keterlibatannya sebagai saksi dalam berkas perkara yang menjerat tiga tersangka. “Saya memberikan kesaksian dalam berkas,” ujarnya, namun enggan membeberkan detail pemeriksaan.

Sebagian anggota DPRD lain memilih bungkam dan langsung meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati NTB, Efrien Saputera, memastikan tingginya jumlah saksi yang hadir hari itu.
“Info terakhir dari Kasi, ada 16 orang yang hadir,” katanya, saat dihubungi media ini.

Baca Juga :  Heboh Soal SK TP2D, Wakil Bupati Dompu Syirajuddin: Ada Konspirasi Berdasi Dibalik SK Kontroversial

Proses penyidikan dipastikan terus berjalan untuk memperdalam keterangan para saksi. Sesuai informasi yang dihimpun media ini, pemanggilan lanjutan telah dijadwalkan pada Selasa, 2 Desember 2025, untuk empat pimpinan DPRD NTB serta 13 anggota dewan lainnya:

1. Ketua DPRD Baiq Isvie Rupaeda (Golkar-Dapil Lotim III)

2. Wakil Ketua DPRD H. Lalu Wirajaya (Gerindra-Dapil Loteng)

3. Wakil Ketua DPRD Yek Agil (PKS- Dapil Loteng)

4. Wakil Ketua DPRD H. Muzihir (PPP- Dapil Kota Mataram)

Kemudian, Rabu 3 Desember 2025, Kejati kembali menjadwalkan pemanggilan empat pimpinan DPRD NTB dan 11 anggota dewan lainnya sebagai saksi tambahan.

Seluruh pemanggilan ini tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani Asisten Tindak Pidana Khusus, Muh. Zulkifli Said, S.H., M.H., yang menegaskan kewajiban seluruh anggota dewan untuk memberikan keterangan demi memperkuat alat bukti dalam perkara yang terus menjadi sorotan publik tersebut.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Editor : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Calendar of Event Lombok Barat 2026 Diluncurkan, 32 Agenda Wisata Ditargetkan Genjot Ekonomi Daerah
Tradisi Sakral Lombok Barat Tembus Nasional, Pujawali dan Perang Topat Resmi Masuk 110 Kharisma Event Nusantara 2025
Perang Topat Lingsar Kembali Menggema! Tradisi Toleransi Lombok Barat Raih Kharisma Event Nusantara 2025, UMKM Ikut Panen Berkah
NTB Siaga Nataru, Gubernur Susun Rencana Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem di Destinasi Wisata
Kemenkum NTB Gencarkan Pengawasan Notaris, Satgas PNBP Fidusia Segera Dibentuk
Rinjani Tak Boleh Rusak, Gubernur NTB Dorong Geopark Berbasis Pelestarian, Budaya, dan Pariwisata Berkualitas
Ngopi Bareng Berujung Dukungan, PSOI NTB Bidik PT Amman untuk Masa Depan Surfing NTB
Nilai Tukar Petani NTB November 2025 Naik 1,61 Persen, Ini Penyebabnya
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:00 WIB

Calendar of Event Lombok Barat 2026 Diluncurkan, 32 Agenda Wisata Ditargetkan Genjot Ekonomi Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:35 WIB

Tradisi Sakral Lombok Barat Tembus Nasional, Pujawali dan Perang Topat Resmi Masuk 110 Kharisma Event Nusantara 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:11 WIB

Perang Topat Lingsar Kembali Menggema! Tradisi Toleransi Lombok Barat Raih Kharisma Event Nusantara 2025, UMKM Ikut Panen Berkah

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:00 WIB

NTB Siaga Nataru, Gubernur Susun Rencana Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem di Destinasi Wisata

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:42 WIB

Kemenkum NTB Gencarkan Pengawasan Notaris, Satgas PNBP Fidusia Segera Dibentuk

Berita Terbaru