Kepala Puskesmas Bolo, Dirut RSUD Bima, dan RS Sondosia Diperiksa Polisi

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Penyelidikan terkait dugaan malapraktik yang dialami Arumi Aghnia Azkayra, balita berusia 1 tahun 4 bulan asal Kabupaten Bima, terus bergulir. Sejumlah tenaga medis dari tiga fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Bolo, RS Sondosia, dan RSUD Bima, telah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Abdul Malik, menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat menarik kesimpulan apa pun karena proses masih berada dalam tahap penyelidikan awal.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami sudah memeriksa 17 orang saksi, baik dari Puskesmas Bolo, RS Sondosia, maupun RSUD Bima,” ujar Malik saat dikonfirmasi, Minggu (22/06).

Pemeriksaan mencakup kepala Puskesmas Bolo, dokter, serta perawat yang menangani balita Arumi. Hal yang sama juga dilakukan terhadap tenaga medis dan pimpinan di RS Sondosia dan RSUD Bima.

Baca Juga :  Suami di Dompu Bacok Istri Hingga Tewas, Kesal Dimarahi Saat Kondisi Lapar Habis Pulang Bekerja

“Dirut RSUD Bima, dokter, dan perawat sudah kami periksa. Dari RS Sondosia, kami juga periksa Dirut, dokter, perawat,” tambahnya.

Menurut Malik, pihaknya tengah mendalami apakah terdapat pelanggaran prosedur atau Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan medis di ketiga fasilitas tersebut.

“Apakah ada pelanggaran SOP, baik di puskesmas, rumah sakit Sondosia, maupun RSUD Bima,” jelasnya.

Setelah proses penyelidikan rampung, polisi akan menyusun Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) dan menyampaikannya ke Majelis Disiplin Profesi (MDP).

“Dari situ baru bisa diketahui apakah kasus ini layak naik ke tahap penyidikan atau tidak. Jika iya, maka akan dilakukan gelar perkara, termasuk meminta keterangan ahli kesehatan dan pidana,” tegasnya.

Baca Juga :  Jhon Meninggal Misterius, Karyawan Koperasi Bupati Dompu? Keluarga Lapor Polisi: Koperasi, Puskesmas dan Istri Siri Harus Diperiksa

Hingga kini, belum ada kesimpulan apakah terdapat unsur pidana dalam insiden yang dialami Arumi.

“Proses masih terus berjalan,” singkat Malik.

Diketahui, kasus ini berawal ketika Arumi dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas Bolo karena mengalami demam. Petugas medis di sana memasang infus. Namun tak lama kemudian, tangan Arumi membengkak dan akhirnya dirujuk ke RS Sondosia.

Sayangnya, balita itu tidak mendapat penanganan yang memadai di RS Sondosia, maupun saat dirujuk ke RSUD Bima. Akibat kondisi tangan yang memburuk dan menghitam, akhirnya pihak rumah sakit memutuskan untuk melakukan amputasi pada 17 Juni lalu.

Berita Terkait

Pemprov NTB Gandeng Unram Perkuat Desa Berdaya, Peternakan Ditarget Atasi Kemiskinan Ekstrem
Bandar Narkoba Karang Bagu Terbongkar, Polda NTB Amankan 23 Orang hingga ke Bali
MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta UMKM Lokal Kebagian ‘Kue’ Ekonomi
Tiga Srikandi NTB Bawa Jejak Budaya Lombok-Bima ke Panggung Dunia
Keris Kerajaan Bima Abad ke-17 Ditemukan di Australia
Wagub NTB Umi Dinda Perkuat Diplomasi Budaya di Australia
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
PWI NTB di Bawah Kepemimpinan Iklil-Arul Cetak Sejarah, Gelar UKW Mandiri Terbesar
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Pemprov NTB Gandeng Unram Perkuat Desa Berdaya, Peternakan Ditarget Atasi Kemiskinan Ekstrem

Senin, 14 September 2026 - 21:32 WIB

Bandar Narkoba Karang Bagu Terbongkar, Polda NTB Amankan 23 Orang hingga ke Bali

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta UMKM Lokal Kebagian ‘Kue’ Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 15:59 WIB

Tiga Srikandi NTB Bawa Jejak Budaya Lombok-Bima ke Panggung Dunia

Senin, 14 September 2026 - 14:45 WIB

Keris Kerajaan Bima Abad ke-17 Ditemukan di Australia

Berita Terbaru

Tiga Srikandi NTB Dalam Rangkaian Diplomasi Budaya di Adelaide, Australia, Membawa Jejak Budaya Lombok dan Bima ke Panggung Internasional.

Seni & Budaya

Tiga Srikandi NTB Bawa Jejak Budaya Lombok-Bima ke Panggung Dunia

Senin, 14 Sep 2026 - 15:59 WIB

Koleksi Keris Kerajaan Asal Bima Dari Periode Abad ke-17 Hingga Awal Abad ke-18 Yang Ditemukan Dalam Penelusuran Koleksi AGSA di Adelaide, Australia.

Seni & Budaya

Keris Kerajaan Bima Abad ke-17 Ditemukan di Australia

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB