Pemprov NTB Gandeng Unram Perkuat Desa Berdaya, Peternakan Ditarget Atasi Kemiskinan Ekstrem

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB Muhamad Riadi Memimpin Penandatanganan Kerja Sama Pemprov NTB dan Universitas Mataram Terkait Pendampingan Desa Berdaya subsektor Peternakan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB Muhamad Riadi Memimpin Penandatanganan Kerja Sama Pemprov NTB dan Universitas Mataram Terkait Pendampingan Desa Berdaya subsektor Peternakan.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menggandeng Universitas Mataram (Unram) untuk memperkuat Program Desa Berdaya subsektor Peternakan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dengan Universitas Mataram terkait Pendampingan Desa Berdaya subsektor Peternakan.

Penandatanganan berlangsung di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Senin (14/9/2026), dan dihadiri sekaligus dipimpin Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev.

Kerja sama ini diarahkan untuk membangun sinergi antara Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi dalam mendukung pengembangan Desa melalui sektor Peternakan.

Muhamad Riadi mengatakan, kerja sama dengan Universitas Mataram menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan Program Desa Berdaya subsektor Peternakan.

“Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Universitas Mataram dalam pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Program Desa Berdaya sub sektor Peternakan,” kata Muhamad Riadi.

Selain itu, kerja sama tersebut juga ditujukan untuk memperkuat hubungan antara program Desa Berdaya dengan Perguruan Tinggi melalui konsep Kampus berdampak. “Dan mewujudkan sinergitas antara Desa Berdaya dan Kampus berdampak,” lanjutnya.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap Program Desa Berdaya dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi Masyarakat, khususnya dalam pengembangan subsektor Peternakan.

Muhamad Riadi menegaskan, keberhasilan Program Desa Berdaya menjadi salah satu harapan untuk membantu mengatasi persoalan Kemiskinan Ekstrem di NTB.

Baca Juga :  Banjir Wera-Ambalawi Menyisakan Luka, Warga Blokade Jalan Tuntut Tindakan Nyata Gubernur NTB dan DPRD

“Dengan adanya penandatanganan perjanjian ini diharapkan Program Desa Berdaya ini harus sukses sehingga dapat mengatasi Kemiskinan Ekstrim di Nusa Tenggara Barat,” tegas Muhamad Riadi.

Kerja sama Pemprov NTB dan Universitas Mataram ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut melalui Pendidikan dan Pelatihan, Penelitian, serta pengabdian kepada Masyarakat.

Dengan demikian, pendampingan Desa di subsektor Peternakan diharapkan mampu memperkuat potensi masyarakat desa sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan Kemiskinan Ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat
Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya
7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola
7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA
Guru SD di Dompu Diduga Dianiaya, Pelaku Nyaris Jadi Sasaran Amarah Warga
Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Kapolda NTB Turun Langsung Gerebek Sarang Narkoba di Mataram, 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi Disita
800 Dataset NTB Terkoneksi ke Kemendagri, Persentase Integrasinya Tertinggi se-Indonesia
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:04 WIB

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat

Rabu, 4 November 2026 - 17:55 WIB

Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 13:42 WIB

7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola

Rabu, 4 November 2026 - 13:16 WIB

7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA

Rabu, 4 November 2026 - 10:47 WIB

Guru SD di Dompu Diduga Dianiaya, Pelaku Nyaris Jadi Sasaran Amarah Warga

Berita Terbaru