100 Hari Iqbal–Dinda: Janji NTB Makmur Mendunia Diukur, Realita Dibedah

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB kembali menghadirkan Podcast Bintang edisi ke-10 dengan topik yang sangat aktual dan relevan ‘Menakar Pembangunan NTB On The Track.’ Podcast ini menjadi ruang refleksi dan evaluasi awal terhadap capaian 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Miq Iqbal dan Umi Dinda, dalam upaya mewujudkan visi NTB Makmur dan Mendunia.

Dalam diskusi yang mendalam, anggota Tim Transisi Pemerintah NTB, Dr. Adhar Hakim, M.H, menegaskan bahwa langkah-langkah awal yang ditempuh oleh pemerintahan Iqbal-Dinda selama 100 hari pertama telah membentuk landasan strategis bagi penjabaran visi, misi, program unggulan, dan kegiatan prioritas. Tiga fokus utama yang menjadi perhatian adalah pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan dan industrialisasi, serta pengembangan destinasi wisata berkelas dunia.

Baca Juga :  DPRD NTB Minta Pemprov Coret Anggaran Rp400 Miliar untuk Efisiensi

“Memberikan landasan yang ditujukan dalam 3 fase utama, kemiskinan, ketahanan pangan dan Pariwisata berkualitas,” ujarnya saat menjawab pertanyaan di ruang Podcast Bintang, Jumat, 13 Juni 2025.

Adhar juga menekankan pentingnya birokrasi kolaboratif untuk mendorong progres pembangunan lintas sektor, bukan secara sektoral atau terfragmentasi.

“Kita dorong OPD bekerja dalam klaster pembangunan yang saling menguatkan, bukan secara sektoral atau parsial,” tambahnya.

Sementara itu, dari sudut pandang ekonomi pembangunan, Dr. M. Firmansyah, S.E., M.Si menilai arah kebijakan fiskal dan program prioritas NTB menunjukkan prospek yang menjanjikan. Meski dihadapkan pada tekanan global dan domestik, pemerintah dinilai mampu berperan penting dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui belanja strategis dan kebijakan yang tepat sasaran.

Baca Juga :  Desa Berdaya Transformatif: Jurus Iqbal-Dinda Bangun Kemandirian NTB dari Akar Rumput

“Jika belum mampu menarik modal besar, minimal kita bisa mendatangkan orang. Dengan itu, perputaran uang dan peluang usaha tetap tercipta,” jelasnya.

Firmansyah juga menyampaikan bahwa untuk mencapai keunggulan kompetitif, NTB bisa memulai dari keunggulan komparatif yang saat ini sudah dimiliki. Dengan pendekatan lintas sektor yang tepat, target penurunan kemiskinan ekstrem hingga nol persen dinilai cukup rasional.

“Dengan instrumen dan pendekatan lintas sektor yang dimiliki, target ini sangat memungkinkan,” ujar Firmansyah.

Kedua narasumber sepakat bahwa infrastruktur merupakan pengungkit utama pertumbuhan daerah, khususnya pada sektor transportasi darat dan laut. Gagasan membuka jalur pelayaran Lembar-Sape dan penguatan akses jalan lintas Kayangan-Tano-Bima dianggap sebagai langkah konkret dalam mendukung konektivitas dan efisiensi logistik wilayah NTB.

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru