Istri Wapres Ajak Anak NTB Jangan Nikah Kalau Belum Bisa Bedain Cinta dan Nasi Bungkus

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), dan juga istri Wapres Selvi Gibran Rakabuming, bersama Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, dan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih, menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan anak usia dini bagi siswa-siswi tingkat SMP di Kota Mataram. Acara ini berlangsung di Aula Rinjani, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, Rabu (11/6).

Dalam kegiatan tersebut, Selvi Gibran berdialog langsung dengan para siswa yang hadir untuk membahas dampak negatif dari pernikahan anak usia dini. Para siswa secara terbuka menyampaikan pandangan mereka bahwa pernikahan dini tidak membawa manfaat, bahkan justru dapat memicu berbagai persoalan sosial, seperti stres, risiko melahirkan anak stunting, perceraian, hingga kemiskinan. Semua itu dinilai terjadi akibat ketidaksiapan mental dan kondisi kehidupan pasca-menikah.

Baca Juga :  Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk

Menanggapi hal tersebut, Selvi menegaskan pentingnya menghentikan praktik pernikahan anak usia dini, khususnya di wilayah NTB. Pesan ini disampaikannya tidak hanya kepada para siswa, tetapi juga kepada kader Posyandu, kader perlindungan anak, dan kader PKK yang turut hadir.

Ia menyampaikan harapannya agar para siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Saya berharap setelah sosialisasi ini, para siswa dapat menjadi agen untuk mensosialisasikan kepada saudara dan keluarga, bahwa jangan lagi ada pernikahan anak usia dini,” ujarnya.

Baca Juga :  NTB Matangkan Kuota Pengiriman Ternak 2026: Siap Akhiri Kekacauan Jelang Idul Adha

Selain itu, Selvi juga mendorong para pelajar untuk tetap fokus pada pendidikan demi menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan SERUNI dan TP PKK di berbagai daerah guna memperluas gerakan pencegahan pernikahan anak melalui berbagai program dan kegiatan edukatif.

“Terima kasih semuanya yang telah meluangkan waktu untuk hadir di hari ini, semoga membawa manfaat bagi kita semuanya tidak hanya di NTB tapi juga daerah-daerah lainnya di Indonesia dan kita pasti akan melakukan lebih banyak hal yang sama untuk mencegah pernikahan anak usia dini,” tutupnya.

 

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru