Gubernur NTB dan Bupati LAZ Kompak Jadi Tukang, Gotong Royong Bangun MCK untuk Warga Mekarsari

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bergotong royong membantu pembangunan fasilitas MCK saat kunjungan kerja di Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bergotong royong membantu pembangunan fasilitas MCK saat kunjungan kerja di Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.

SUMBAWAPOST.com |™Lombok Barat- Pemandangan berbeda terlihat saat Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dan Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) turun langsung ke Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kamis (25/6/2026). Keduanya tidak hanya berdialog dengan masyarakat, tetapi juga ikut bergotong royong membangun fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) dan meninjau program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kunjungan tersebut diawali dengan silaturahmi dan dialog bersama para pedagang serta masyarakat di Pasar Lilir, Desa Mekarsari. Pemerintah ingin melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan.

Usai dari pasar, Gubernur NTB bersama Bupati LAZ melanjutkan kegiatan dengan meninjau pembangunan MCK, kerja bakti membersihkan lingkungan, serta melihat progres rehabilitasi RTLH sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kita turun ke masyarakat bersama Bapak Bupati LAZ, kita lihat beberapa hal dengan melihat potensi-potensi yang bisa dikembangkan dari level Kepala Keluarga (KK) dan level di desa,” ujar Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal saat diwawancarai media.

Baca Juga :  Mudik Gratis Gubernur NTB: Ratusan Mahasiswa dan Masyarakat Terbantu, IMBI Sampaikan Apresiasi

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Miq Iqbal menemukan masih adanya warga yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

“Kalau datang surveyor dari BPS melihat rumah ini pasti masuknya kemiskinan ekstrim, karena kondisinya masih lantai tanah, dinding rumah pakai pagar dan atapnya pakai alang-alang,” katanya.

Menurut Miq Iqbal, Dusun Malaka, Desa Mekarsari sebenarnya memiliki potensi agroforestri yang sangat besar untuk dikembangkan. Namun kondisi perumahan masyarakat masih membutuhkan perhatian serius.

“Dari sisi perumahan memang masih memperihatinkan, tadi kita sama Bapak Bupati ada tiga rumah masih berkeluarga dan jadikan satu rumah kita bangunkan lebih permanen. InsyaAllah dalam tiga minggu kedepan rumah ini bisa selesai dan bisa ditempati,” tutupnya.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Promosikan NTB di Mandalika, Ungkap Sumbawa sebagai ‘Pulau Emas’ di Hadapan Pembalap Dunia

Sementara itu, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini mengatakan seluruh program pembangunan harus berbasis kebutuhan masyarakat melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

“Usulan-usulan yang masuk di Musrenbangdes itu menjadi big data sehingga nanti contoh desa berdaya harus semuanya masuk di situ. Supaya partisipatif betul bahwa memang itu riil kebutuhan masyarakat kita, sehingga harus memakai mekanisme itu dan gak bisa langsung tiba-tiba, supaya masyarakat dilibatkan,” katanya.

Bupati LAZ menambahkan Program Sejahtera Dari Desa juga mengedepankan partisipasi masyarakat dengan alokasi anggaran untuk setiap dusun.

“Kita ini kolaboratif seperti yang disampaikan Bapak Gubernur tadi dan kita juga menyiapkan perangkat untuk itu. Di era sekarang inilah di Lombok Barat, seluruh usulan desa diakomodir menjadi program,” sebutnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya
Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus
Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus
Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores
Gempa M7,7 Flores Terasa hingga Bima: Rumah, Masjid hingga Gudang Bulog Rusak, Warga Luka
270 ASN dari 30 OPD NTB Lupa Jadi Pejabat, Mendadak Jadi Atlet, Ini Cabornya
HUT ke-81 RI, Wagub NTB Ajak ASN Lepas Penat dan Perkuat Persaudaraan
Wagub NTB Buka Lomba Tradisional Antar-OPD, ASN Diminta Junjung Sportivitas
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:23 WIB

300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Gempa M7,7 Flores Terasa hingga Bima: Rumah, Masjid hingga Gudang Bulog Rusak, Warga Luka

Berita Terbaru

Sejumlah Titik di Kota Bima dan Kabupaten Bima Dilaporkan Terdampak Gempa M7,7 yang Berpusat di Wilayah Flores, NTT, Sabtu (15/8/2026). BPBD NTB melakukan pendataan dan verifikasi kerusakan di lapangan.

Pemerintahan

Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:18 WIB