SUMBAWAPOST.com| Mataram- Stok benih sumber padi tersertifikasi di BBRMP NTB saat ini tercatat sebanyak 125.890 kilogram atau setara 125,890 ton.
Jumlah tersebut merupakan benih yang telah tersedia dan tersertifikasi.Hal itu terungkap saat Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, didampingi Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) NTB, Hendro Cahyono, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit di lingkungan BRMP NTB usai rangkaian acara serah terima jabatan.
Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki telah memenuhi standar. Selain itu, kepercayaan petani terhadap BBRMP harus terus dijaga melalui pengendalian kualitas benih secara konsisten dan berkelanjutan.
“Sarana dan prasarana yang dimiliki telah memenuhi standar, serta kepercayaan petani terhadap BBRMP harus dijaga melalui pengendalian kualitas benih yang konsisten dan berkelanjutan,” tegas Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.
Unit UPBS Tanaman diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam menjamin ketersediaan benih bermutu bagi petani di NTB.
Kunjungan dilanjutkan ke Unit UPBS Ternak untuk meninjau pengelolaan pembibitan ayam KUB. Dalam arahannya, Prof. Fadjry menekankan pentingnya peningkatan kualitas DOC guna meningkatkan nilai tawar dan daya saing.
“Peningkatan kualitas DOC sangat penting guna meningkatkan nilai tawar dan daya saing,” ujarnya.
Agenda kerja kemudian berlanjut ke fasilitas greenhouse anggur sebagai bagian dari optimalisasi pemanfaatan teknologi serta penguatan modernisasi pertanian di BRMP NTB.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen BRMP Kementerian Pertanian RI untuk memastikan seluruh unit kerja di BRMP NTB berjalan selaras dengan arah kebijakan modernisasi pertanian, dengan fokus pada mutu, ketersediaan sarana produksi, serta penerapan teknologi yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Penulis : SUMBAWAPOST.com









