Stok Benih Padi Tersertifikasi di BBRMP NTB Capai 125,8 Ton, Siap Dukung Kebutuhan Petani

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, didampingi Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) NTB, Hendro Cahyono, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit di lingkungan BRMP NTB

Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, didampingi Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) NTB, Hendro Cahyono, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit di lingkungan BRMP NTB

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Stok benih sumber padi tersertifikasi di BBRMP NTB saat ini tercatat sebanyak 125.890 kilogram atau setara 125,890 ton.

Jumlah tersebut merupakan benih yang telah tersedia dan tersertifikasi.Hal itu terungkap saat Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, didampingi Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) NTB, Hendro Cahyono, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit di lingkungan BRMP NTB usai rangkaian acara serah terima jabatan.

Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki telah memenuhi standar. Selain itu, kepercayaan petani terhadap BBRMP harus terus dijaga melalui pengendalian kualitas benih secara konsisten dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Jelang Pendaftaran Pasangan Calon Bupati 2024, Pemda Dompu Gelar Seleksi Terbuka 8 Jabatan PTP

“Sarana dan prasarana yang dimiliki telah memenuhi standar, serta kepercayaan petani terhadap BBRMP harus dijaga melalui pengendalian kualitas benih yang konsisten dan berkelanjutan,” tegas Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.

Unit UPBS Tanaman diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam menjamin ketersediaan benih bermutu bagi petani di NTB.

Kunjungan dilanjutkan ke Unit UPBS Ternak untuk meninjau pengelolaan pembibitan ayam KUB. Dalam arahannya, Prof. Fadjry menekankan pentingnya peningkatan kualitas DOC guna meningkatkan nilai tawar dan daya saing.

Baca Juga :  Anggota DPRD Efan Limantika Apresiasi Kerja Polda NTB Sukses Kawal Pilkada Serentak 2024

“Peningkatan kualitas DOC sangat penting guna meningkatkan nilai tawar dan daya saing,” ujarnya.

Agenda kerja kemudian berlanjut ke fasilitas greenhouse anggur sebagai bagian dari optimalisasi pemanfaatan teknologi serta penguatan modernisasi pertanian di BRMP NTB.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen BRMP Kementerian Pertanian RI untuk memastikan seluruh unit kerja di BRMP NTB berjalan selaras dengan arah kebijakan modernisasi pertanian, dengan fokus pada mutu, ketersediaan sarana produksi, serta penerapan teknologi yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Berita Terbaru