Emosi Tak Terkendali Pria di Mataram: Gagal Pukul Ibu Malah Hajar Bapak

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Tim Opsnal Polsek Ampenan bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial AW (30), warga Kelurahan Penjarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap ayah tirinya. Penangkapan dilakukan pada Selasa (27/05/2025) di rumah pelaku, setelah identitasnya berhasil dikantongi oleh petugas.

Kapolsek Ampenan, AKP Gede Sukarta, menjelaskan bahwa peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 20.00 WITA, di rumah korban yang juga merupakan ayah tiri pelaku.

Baca Juga :  PW SEMMI NTB Laporkan Dugaan Skandal Proyek Jalan KSB Rp2,6 M: Sorot Pokja, PUPR, hingga CV Putra Bungsu

“Korban merupakan ayah tiri terduga, di mana saat ini ibu kandung terduga ini merupakan istri dari korban,” ucapnya.

Menurut keterangan, kejadian bermula saat terduga hendak memukul ibu kandungnya yang juga istri dari korban. Korban yang berusaha menasihati pelaku justru menjadi sasaran kemarahan. Pelaku disebut mencaci maki dan memukul korban dengan keranjang minuman botol sebanyak tiga kali ke arah wajah korban.

Akibat aksi kekerasan tersebut, korban mengalami luka sobek di bagian dahi, hidung, serta luka pada jari telunjuk. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Ampenan.

Baca Juga :  Dugaan Mafia IPR di Lantung Mencuat, PDIP Sumbawa Desak Aparat Usut Tuntas

“Jadi setelah menerima laporan, Tim Opsnal langsung melakukan upaya penyelidikan. Namun baru hari ini terduga diketahui keberadaannya. Awalnya terduga sempat tidak berada di rumah, namun kali ini kita berhasil mengamankan,” ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru