Pernikahan Anak Usia Dini Bukan Solusi, Itu Masalah! DPRD NTB Nadirah: Sekolahkan, Jangan Seret ke Pelaminan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram– Anggota DPRD NTB, Nadirah Al Habsyi, menegaskan pentingnya pendidikan seksual sebagai langkah strategis untuk mencegah pernikahan anak dan kekerasan seksual di Nusa Tenggara Barat.

“Pencegahan kekerasan seksual harus dimulai dari pendidikan seksual yang menyeluruh,” ujar Nadirah saat diwawancarai sejumlah wartawan, Senin (26/5) di gedung DPRD NTB di Jalan Udayana Kota Mataram.

Nadirah yang juga Ketua DPW PBB NTB tersebut menekankan bahwa kurikulum pendidikan seksual tak hanya ditujukan untuk perempuan, tetapi juga untuk laki-laki agar memahami dampak buruk dari pernikahan dini dan tindakan kekerasan seksual.

“Laki-laki juga harus paham betul bahaya dan konsekuensi dari pernikahan anak dan kekerasan seksual,” tegasnya.

Baca Juga :  NTB Gaspol Energi Hijau, Miq Iqbal Gandeng Inggris Bangun Super Grid Bali-NTB-NTT dan Dorong Desa Berdaya Jadi Mesin Anti Kemiskinan

Menurut Nadirah Anggota DPRD NTB Dapil NTB VI (Bima, Dompu dan Kota Bima), masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa kekerasan seksual tidak selalu bersifat fisik.

“Kekerasan seksual itu macam-macam, termasuk kekerasan verbal. Ini yang sering luput dari perhatian,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan berbagai pihak untuk menekan angka pernikahan anak yang masih tinggi di NTB.

“Pemerintah desa punya peran besar. Harus ada kerja sama lintas sektor untuk mencegah praktik pernikahan anak,” ucapnya.

Terkait laporan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram ke Polres Lombok Tengah yang menyeret penghulu dan orang tua karena terlibat dalam pernikahan anak, Nadirah menyatakan dukungannya.

Baca Juga :  Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

“Bagus saja dilaporkan. Ini bisa menjadi efek jera. Supaya tidak semudah itu orang tua atau siapa pun menikahkan anak di bawah umur,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar pendidikan seksual dimasukkan dalam kurikulum formal sejak dini.

“Pendidikan seksual harus diberikan sejak tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Ini sangat penting,” tegasnya.

Nadirah menutup pernyataannya dengan mengajak semua pihak bergandengan tangan dalam mencegah pernikahan anak dan kekerasan seksual.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Semua pihak harus berkolaborasi,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan agar anak didorong untuk fokus sekolah. “Bukan sebaliknya. Sekolahkan, Jangan Seret ke Pelaminan,”tegasnya Mantan Anggota DPRD Dompu Dua Periode ini.

 

Berita Terkait

Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya
MotoGP Mandalika Tak Boleh Cuma Ramai Saat Balapan, Wagub NTB Dorong Ekonomi Bergerak Sepanjang Tahun
HMI Cabang Dompu Desak Distanbun Buka Data Penerima Alsintan, Soroti Kelompok Tani Fiktif
Musyafirin Tolak Mundur dari PDIP, Tetap Jadi Komisaris Bank NTB Syariah, Rachmat Hidayat Pastikan Dipecat
Anggaran Rehab GOR Turide Mataram untuk PON 2028 Dinolkan DPR RI, Mori Hanafi: Sudah Dinolkan
BPR NTB Resmi Bertransformasi Jadi BPRS, Gubernur Iqbal Sebut Babak Baru Ekonomi Syariah
Perda Pajak NTB Diubah, Gubernur Iqbal Tekankan PAD Adaptif dan Ramah Investasi
Dua Raperda NTB Jadi Perda, Gubernur Iqbal Instruksikan Perangkat Daerah Segera Tindak Lanjut
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:13 WIB

MotoGP Mandalika Tak Boleh Cuma Ramai Saat Balapan, Wagub NTB Dorong Ekonomi Bergerak Sepanjang Tahun

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HMI Cabang Dompu Desak Distanbun Buka Data Penerima Alsintan, Soroti Kelompok Tani Fiktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Musyafirin Tolak Mundur dari PDIP, Tetap Jadi Komisaris Bank NTB Syariah, Rachmat Hidayat Pastikan Dipecat

Rabu, 30 September 2026 - 19:20 WIB

Anggaran Rehab GOR Turide Mataram untuk PON 2028 Dinolkan DPR RI, Mori Hanafi: Sudah Dinolkan

Berita Terbaru