Rebut Kursi Ketua PMI Lombok Barat: Pejabat Pemda Tumbang, Haris Karnaen Naik Tahta

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Barat –Anggota DPRD Lombok Barat dari Dapil III (Kediri–Labuapi), Haris Karnaen, terpilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat periode 2025–2030. Haris meraih 9 suara dari total 13 suara dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Lombok Barat yang digelar Kamis malam, 22 Mei 2025.

Persaingan ketat terjadi di pleno ketiga, namun hanya dua kandidat yang memenuhi syarat dan maju dalam pemilihan, yakni Haris Karnaen dan Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, Lalu Winengan. Lima calon lainnya Hasan Basri, Samsyul Arifin, Fatur Rahman, Agus Sastrawan, dan H. L. Sadri dinyatakan gugur karena tidak mengembalikan berkas pendaftaran.

Baca Juga :  3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah

Berdasarkan Keputusan Musyawarah Kabupaten PMI Lombok Barat Nomor: 031/MUSKAB/V/2025, Haris unggul telak dengan 9 suara, sementara Lalu Winengan hanya memperoleh 4 suara.

“Sidang Pleno III Muskab PMI Lombok Barat tanggal 22 Mei 2025 memutuskan Haris Karnaen sebagai Ketua Pengurus Kabupaten PMI Lombok Barat periode 2025–2030,” kata Plt Ketua PMI Lombok Barat, Fahrul Mustofa.

Baca Juga :  Pansus II DPRD NTB ‘Ngantor’ ke Kementerian P2MI: Bikin Raperda Demi PMI, Bukan Rencana Liburan

Dalam surat keputusan tersebut, Haris juga ditugaskan sebagai Ketua Tim Formatur untuk menyusun struktur lengkap kepengurusan PMI Lombok Barat periode lima tahun ke depan.

Atas hasil ini, Fahrul yang akrab disapa Arul menyampaikan ucapan selamat kepada Haris. “Selamat. Kita kembali ke tema besar: kembali ke rumah besar untuk kemanusiaan,” ujarnya.

 

Berita Terkait

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 

Selasa, 21 April 2026 - 13:05 WIB

Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB

Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Berita Terbaru