Trotoar dan Badan Jalan di Depan Dinas PUPR NTB Berubah Jadi Tempat Parkir dan Jualan, Kemacetan Tak Terhindarkan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram– Setiap sore selama bulan suci Ramadan, trotoar dan badan jalan di Jalan Sriwijaya, tepatnya di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, berubah menjadi lokasi parkir dan tempat berjualan pedagang musiman. Akibatnya, kemacetan parah kerap terjadi di kawasan tersebut, mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan pedagang makanan dan minuman khas berbuka puasa menjamur di sepanjang trotoar. Para pembeli yang datang menggunakan kendaraan pribadi juga kerap memarkirkan kendaraannya di badan jalan, menyebabkan penyempitan jalur dan antrean panjang kendaraan.

Baca Juga :  Bupati LAZ Rombak Besar-besaran, Ini Daftar Kepala Dinas Lombok Barat yang Diganti dan Posisi Barunya

Seorang pengguna jalan, Rudi (35), mengeluhkan kondisi ini. “Setiap sore pasti macet, terutama menjelang magrib. Banyak motor dan mobil parkir sembarangan, jadi sulit untuk lewat,” ujarnya. Rabu 12 Maret 2025.

Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengawasan dari petugas terkait. Hingga saat ini, belum ada tindakan tegas untuk menertibkan parkir liar dan pedagang yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan.

Baca Juga :  FORNAS VIII NTB Pecahkan Rekor, 18 Ribu Peserta Tumpah Ruah, Miq Iqbal: Ini Bukan Sekadar Olahraga, Ini Persatuan Bangsa

Salah satu warga Kota Mataram Nurul berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah agar ketertiban lalu lintas tetap terjaga tanpa menghalangi para pedagang mencari rezeki selama bulan Ramadan.

“Alternatif seperti penyediaan lokasi khusus bagi pedagang musiman dinilai bisa menjadi solusi terbaik,”ungkap Nurul.

Sementara itu, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan ini.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK
Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:24 WIB

Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:21 WIB

Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Berita Terbaru