SUMBAWAPOST.com, Mataram– Setiap sore selama bulan suci Ramadan, trotoar dan badan jalan di Jalan Sriwijaya, tepatnya di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, berubah menjadi lokasi parkir dan tempat berjualan pedagang musiman. Akibatnya, kemacetan parah kerap terjadi di kawasan tersebut, mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan pedagang makanan dan minuman khas berbuka puasa menjamur di sepanjang trotoar. Para pembeli yang datang menggunakan kendaraan pribadi juga kerap memarkirkan kendaraannya di badan jalan, menyebabkan penyempitan jalur dan antrean panjang kendaraan.
Seorang pengguna jalan, Rudi (35), mengeluhkan kondisi ini. “Setiap sore pasti macet, terutama menjelang magrib. Banyak motor dan mobil parkir sembarangan, jadi sulit untuk lewat,” ujarnya. Rabu 12 Maret 2025.
Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengawasan dari petugas terkait. Hingga saat ini, belum ada tindakan tegas untuk menertibkan parkir liar dan pedagang yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan.
Salah satu warga Kota Mataram Nurul berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah agar ketertiban lalu lintas tetap terjaga tanpa menghalangi para pedagang mencari rezeki selama bulan Ramadan.
“Alternatif seperti penyediaan lokasi khusus bagi pedagang musiman dinilai bisa menjadi solusi terbaik,”ungkap Nurul.
Sementara itu, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan ini.










