Hadapi Tantangan Ekonomi, TPID NTB Bahas Strategi Stabilisasi Harga Pangan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 7 Maret 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar High-Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Bank Indonesia NTB.

Acara ini mengangkat tema Memperkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dalam Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Mewujudkan Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan.” Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Ekonomi Provinsi NTB, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Kepala Bappeda NTB, serta perwakilan dari berbagai instansi dan kabupaten/kota se-NTB.

Baca Juga :  Asosiasi Pedagang Asongan NTB Resmi Dibentuk, Gubernur Iqbal Janji Bantu Modal dan Bentuk Koperasi
Gubernur NTB Tekankan Strategi Pengendalian Inflasi

Dalam sambutannya, Gubernur NTB, H. Muhammad Iqbal, menegaskan pentingnya pengendalian inflasi di wilayah NTB, khususnya menjelang HBKN. Ia menyoroti perlunya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, termasuk Asisten, Karo Ekonomi, serta Kepala Dinas Perdagangan, untuk memastikan langkah-langkah intervensi yang efektif dalam menstabilkan harga bahan pokok.

Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan. Dengan koordinasi yang kuat, kita bisa memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Gubernur NTB.

Baca Juga :  Praja Jangan Baperan, Wagub NTB Umi Dinda Larang Main Politik, Biar Karier Nggak Tersandung
Komitmen Bersama Jaga Stabilitas Ekonomi

HLM TPID NTB 2025 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi guna menjaga ketahanan pangan serta kestabilan ekonomi. “Langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari pertemuan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat NTB, terutama dalam menghadapi momen-momen krusial seperti HBKN,”tutup Iqbal.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru