Operasi Awal Tahun 2025, Polisi Gagalkan 4,1 ton Narkoba senilai Rp2,7 triliun, 9.586 Bandar Digiring ke Penjara

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST, Jakarta – Bareskrim Polri kembali menorehkan prestasi luar biasa dalam perang melawan narkoba. Dalam operasi besar-besaran sejak Januari hingga 27 Februari 2025, sebanyak 6.881 kasus peredaran narkoba berhasil dibongkar, dengan total 9.586 tersangka ditangkap! Tak tanggung-tanggung, barang bukti narkotika seberat 4,1 ton dengan nilai mencengangkan, mencapai Rp2,7 triliun, berhasil diamankan.

Deretan Barang Bukti:

✔ Sabu: 1,28 ton
✔ Ekstasi: 346.959 butir (138,783 kg)
✔ Ganja: 493 kg
✔ Kokain: 3,4 kg
✔ Tembakau sintetis (gorila): 1,6 ton
✔ Obat keras: 2.199.726 butir (659,917 kg)

Baca Juga :  LOGIS Sambut Baik Pencopotan Pj Gubernur NTB HL Gita Ariadi, Demi Kondusifitas Daerah

Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Wahyu Widada, menegaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras dan sinergi antara Polri, Bea Cukai, serta Imigrasi dalam membongkar jaringan narkoba kelas kakap.

“Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas narkotika tanpa kompromi,” Komjen Pol. Wahyu Widada, Rabu 5 Maret 2025. Dalam keterangan yang diterima media ini.

Sindikat Internasional di Balik Peredaran Narkoba di Indonesia

Sebagian besar narkoba yang masuk ke Indonesia dikendalikan oleh kartel internasional dari Golden Triangle dan Golden Crescent. Modus operasinya beragam, termasuk penyelundupan melalui jalur laut serta laboratorium clandestine di perumahan mewah yang digunakan sebagai tempat produksi.

Baca Juga :  Gudang Jagung Langgar Aturan, Bupati Dompu Murka: Hanya Kejar Profit, Keselamatan Rakyat Diabaikan

Komjen Pol. Wahyu Widada menegaskan, perang melawan narkoba harus dilakukan secara total.

“Pemberantasan narkoba harus komprehensif. Kami tidak hanya memutus jalur suplai, tetapi juga memberantas peredarannya di tingkat pengguna. Polri berkomitmen untuk terus berperang melawan narkotika tanpa ampun,”

Masyarakat Diajak Berperan Aktif

Polri mengimbau masyarakat untuk tidak tinggal diam. Jika melihat aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika, segera laporkan kepada pihak berwenang.

“Jangan biarkan generasi muda hancur akibat barang haram ini,”terangnya.

 

Berita Terkait

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara
Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores
UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB
Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, Bupati Jarot Dorong Rumah Singgah ODGJ
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:30 WIB

UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Berita Terbaru