400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Diskop UKM NTB Rahmadin Saat Memberikan Arahan Dalam Apel Pagi di Kantor Diskop UKM NTB, Selasa (6/10/2026).

Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Diskop UKM NTB Rahmadin Saat Memberikan Arahan Dalam Apel Pagi di Kantor Diskop UKM NTB, Selasa (6/10/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-Sekitar 400-an peserta asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang disiapkan menjadi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mendapatkan penempatan tugas.

Namun, mayoritas peserta asal NTB tersebut justru ditempatkan di luar Daerah. Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi NTB, Rahmadin, menyebut sekitar 70 persen peserta ditempatkan di luar NTB.

Hal tersebut disampaikan Rahmadin saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Diskop UKM NTB, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, dari sekitar 400-an peserta asal NTB yang akan bertugas sebagai manajer, hanya sekitar 30 persen yang ditempatkan di wilayah NTB.

Sementara sekitar 70 persen lainnya ditempatkan di luar NTB, di antaranya Kalimantan Selatan, Barito Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah daerah lainnya.

Sebaliknya, terdapat pula peserta dari luar NTB yang ditempatkan di Wilayah NTB, seperti dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Dari Marshal Lokal Hingga Mario Aji, MotoGP Mandalika Lahirkan Talenta Indonesia Kelas Dunia

Rahmadin menjelaskan, proses pembagian penempatan tersebut dilakukan oleh PT Agrinas, bukan oleh Kementerian Koperasi.

Pihak Diskop UKM NTB sebelumnya telah berupaya melakukan komunikasi dengan Agrinas terkait persoalan penempatan tersebut.

Menurut Rahmadin, penempatan lintas daerah tersebut membuat kemampuan beradaptasi menjadi hal penting bagi para manajer KDKMP, terutama ketika mereka bertugas di tengah Masyarakat dengan karakter Sosial dan Budaya yang berbeda.

Ia menekankan pentingnya memahami Adat Istiadat dan budaya lokal di Daerah tempat mereka bertugas.

“Yang menjadi titik krusial kita nanti hubungan Sosial Masyarakatnya saat dia bertugas di Koperasi Desa Merah Putih, karena Simpul-simpul adat istiadat kita banyak sekali. Sehingga perlu akulturasi mereka untuk bisa berbudaya dengan Budaya Lokal Kita,” katanya.

Rahmadin juga menegaskan bahwa tugas utama para manajer KDKMP adalah menjalankan tugas sesuai amanat dan keputusan pengurus Koperasi Desa Merah Putih.

Baca Juga :  Kasus Tambang Ilegal Lombok-Sumbawa Mandek di APH: Diduga Dibekingi Penguasa, Istri Pejabat Turut Terlibat

“Ini harus digarisbawahi sehingga tidak ada miss dalam menjalankan tugasnya saat di Koperasi Desa Merah Putih,” tegasnya.

Ia menilai kemampuan beradaptasi dengan lingkungan Sosial menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran tugas para Manajer KDKMP di daerah penempatan.

Selain persoalan penempatan manajer KDKMP, Rahmadin dalam apel tersebut juga menyampaikan sejumlah agenda Diskop UKM NTB lainnya, termasuk evaluasi kegiatan menjelang akhir tahun.

Ia meminta seluruh Bidang kembali melakukan review terhadap agenda dan kegiatan masing-masing agar tidak ada program yang terlewat atau belum dilaksanakan.

“Kegiatan-kegiatan di masing-masing bidang, harapan kami direview lagi. Ada tidak kegiatan Kita yang terlewati atau yang belum, untuk segera kita laksanakan,” ujarnya.

Menutup arahannya, Rahmadin mengingatkan seluruh jajaran Diskop UKM NTB untuk menjaga kesehatan dalam menjalankan tugas. “Yang penting kita juga harus menjaga kesehatan kita masing-masing,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru