Jadi Pengedar Narkoba, Mahasiswa Asal Rade Bima Ditangkap TNI

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Seorang terduga sebagai pengedar narkoba berinisial MA (24), mahasiswa asal Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima diringkus Koramil 1608-02/Bolo yang dipimpin oleh Danramil Lettu Inf. Mustamin Hidayat bersama delapan anggota, dengan bantuan Unit Inteldim 1608/Bima.

Danramil Lettu Inf. Mustamin, penangkapan berlangsung berdasarkan informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut. Dalam operasi tersebut, turut hadir Kepala Dusun serta tokoh masyarakat setempat sebagai saksi.

“Dari tangan terduga pelaku berhasil amankan barang bukti 16 paket sabu-sabu, dua buah klip kosong, tiga unit telepon genggam berbagai merek, dua bilah belati, serta uang tunai sebesar Rp 1.435.000. Selain itu, ditemukan pula satu buah bong, tujuh buah korek api, satu buah minyak wangi, satu buah pisau cutter, serta sehelai celana jeans,”ungkap Danramil Lettu Inf. Mustamin Hidayat

Baca Juga :  Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polres Bima guna proses hukum selanjutnya.

Samentara, Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan kepolisian serta semua pihak dalam memberantas peredaran narkoba.

Baca Juga :  Maling Kipas Angin Masjid di Sumbawa Ini Malah ‘Ngadem’ di Rumah Warga, Eh Ketangkap

“Sesuai dengan tugas OMSP diantaranya adalah membantu tugas kepolisian, kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba demi stabilitas wilayah dan ketenteraman warga Bima, jangan main-main kami tegas,” katanya.

Terpisah, Kapolres Bima Eko Sutomo dihubungi media ini membenarkan peristiwa tersebut.

“Sudah diserahkan
dan sedang proses Priksa,”kata Kapolres.

 

 

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru