Jalankan Program Desa Bersinar Sejak 2019, Namun BNN Ungkap Peredaran Narkoba di NTB Cukup Tinggi

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat (Sekda NTB) Drs. H. Lalu Gita Ariadi, menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat mengingat NTB merupakan daerah wisata dan salah satu penyumbang terbesar pekerja migran Indonesia (PMI), yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap penyebaran narkoba.

“Bagaimana kita mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungannya. Jangan melakukan pembiaran yang setelah parah, malah malu untuk melaporkan,”pesannya saat menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi NTB, Brigjen Pol. Marjuki, pada Rabu (12/2/2025).

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menyatakan dukungannya terhadap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mewujudkan visi NTB Emas 2045.

Baca Juga :  Saran Pansus Ditengah 'Orang Besar Dibalik Tambak Ilegal', Logis: Percuma Ada Oknum Dewan Juga Punya Tambak

Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan narkoba, Pemprov NTB telah menjalankan program Desa Bersih dari Narkoba (Desa Bersinar) sejak 2019. Sekda menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi, sinergi, dan inovasi dari berbagai pihak.

“Kita harus turunkan secara signifikan angka-angka kasus (narkoba) dan lain sebagainya,” ujar Sekda NTB.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Sekda NTB juga menyatakan, kesediaannya untuk menyediakan aset daerah sebagai tempat rehabilitasi serta memfasilitasi penyintas narkoba melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Dengan demikian, mereka dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Dukungan Pemprov NTB ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat NTB yang sehat dan produktif menuju NTB Emas 2045

Baca Juga :  Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, Brigjen Pol Marjuki mengatakan berdasarkan data, NTB termasuk daerah dengan penyalahgunaan narkotika cukup tinggi, hampir sama dengan rata-rata nasional. Yaitu mencapai 1,73 persen penduduk NTB.

Penduduk NTB saat ini berjumlah 5,6 juta jiwa, berarti terdapat sekitar 64,623 jiwa yang mengkonsumsi atau menyalahgunakan narkotika.

Namun, disebutkan fenomena penyalahgunaan narkotika semacam gunung es, yang mana banyak yang belum rekapitulasi data BNN.

“Yang muncul di permukaan adalah sedikit saja. Yang di dalam sangat banyak,” tandas Brigjen Pol Marjuki.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru