Jadi Pilot Project Program 3 Juta Rumah, Pj Gubernur Ungkap Ratusan Ribu Rumah Tidak Layak Huni Di NTB 

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 11:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pilot project terkait desain penataan perumahan dan permukiman oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI. Program 3 juta rumah merupakan janji Presiden Prabowo Subianto.

Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri PKP RI, H. Fahri Hamzah, SE dalam Rapat Koordinasi Desain Penataan Perumahan dan Permukiman di Provinsi NTB di Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB pada Jumat, 17 Januari 2025.

Fahri Hamzah meminta Pemerintah Provinsi NTB serius dalam mendata, menganalisis, dan merencanakan tata kelola perumahan dan permukiman di perkotaan maupun perdesaan.

“Makanya saya kenapa minta kita NTB ini jadi contoh, supaya ini nanti jadi pola dan dicontoh di tingkat nasional. Keseriusan kita untuk meng-collect data yang benar, mendesain program yang benar, dan mengeksekusinya secara benar, bisa membuat NTB mengejar ketertinggalannya,” ujar Fahri Hamzah.

Baca Juga :  Gubernur NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba, Miq Iqbal: Pekan Depan Arah Penanganan Diputuskan

la menegaskan untuk tidak mengkhawatirkan soal anggaran dengan catatan perencanaan harus dilakukan dengan matang sehingga dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

Sementara, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin menganggap hal tersebut sebagai peluang sekaligus tantangan.

“Saya meminta agar evaluasi dilakukan di setiap kabupaten/kota dan kedepannya agar disesuaikan dengan tipologi dan sosiologi masyarakat NTB sehingga pembangunan tidak menimbulkan masalah,”pesannya.

Selain itu, menurutnya, rumah adalah kebutuhan dasar dan populasi terus berkembang sehingga kehadiran negara dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  FSVA 2025 Ungkap Ketahanan Pangan Sumbawa Kian Kuat, 98 Persen Desa Masuk Kategori Aman

“Rakor ini merupakan salah satu komitmen dari Kementerian Perumahan dan Permukiman untuk mempercepat pembangunan perumahan dan permukiman di NTB,”bebernya.

Mantan Pj Gubernur Sumut ini juga mengungkapkan, Data dari Dinas Perumahan dan Permukiman, kondisi perumahan dan kawasan permukiman di NTB tahun 2025 yaitu berdasarkan data BPS tahun 2023, jumlah Rumah Layak Huni (RLH) tahun 2024 mencapai 67,744» dan berdasarkan analisis Dinas Perkim NTB pada tahun 2025 mencapai 69,82.

“Dengan demikian, Rumah yang Tidak Layak Huni sebanyak 498.000 Rumah Tangga (301826),”katanya.

 

Berita Terkait

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris
Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB
Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!
Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram
Kopi NTB Dilirik Turki dan Inggris di TEI 2026
Kacang Mete Songgajah NTB Dilirik Jepang, Turki dan Serbia di TEI 2026
Sate Rembiga dan Ayam Taliwang NTB Dilirik Jepang dan Papua Nugini di TEI 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram

Berita Terbaru