SUMBAWAPOST.com, Mataram –Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) Mirah Midadan Fahmid menekankan pentingnya penguatan kualitas konsumsi pangan masyarakat melalui perbaikan gizi khususnya pada generasi Z agar menjadi sumber daya manusia (SDM) yang sehat, aktif dan produktif.
“Hal ini diperlukan untuk menyongsong bonus demografi 2045 yang membutuhkan kesiapan generasi emas yang andal untuk membawa Indonesia menuju negara maju,”ungkapnya, Sabtu 3 November 2024 saat mengelar pertemuan dengan Media di salah satu Kafe di Mataram.
Selain itu, Senator muda dari dapil NTB ini juga menyoroti bahwa Program Makan Siang Bergizi Gratis yang direncanakan pemerintahan Prabowo-Gibran perlu menghindari tren sentralisasi pangan berwujud menu instan.
“Desentralisasi menu yang bersumber pada pangan hasil olahan petani lokal dapat menjadi jawaban dalam upaya Negara untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat daerah. Salah satu cara untuk mendukung pemberdayaan masyarakat daerah adalah dengan mengalokasikan anggaran pemerintah untuk lebih menyerap pangan lokal, untuk membeli pangan dari petani lokal,” imbuhnya.
Ia juga dengan tegas mengatakan untuk kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di NTB cukup bisa menyerap kebutuhan lokal apalagi kebutuhan MBG yang menjadi program unggulan pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
“Jangan sampai ada celah impor pangan untuk MBG kita di NTB. Jadi kami senator berkoar-koar kepada pemerintah untuk menggunakan produk lokal,” tegasnya.
“Kita berusaha meminimalisir impor terhadap bahan-bahan yang akan digunakan untuk program makan bergizi gratis di NTB ini,”terangnya.










