Dorong Pelestarian Budaya Serta Pengembangan Pertanian Lokal, Pj Gubernur NTB Turun ke Daerah ini di KLU

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Utara- Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hassanudin, mengunjungi Bale Adat Sembalun Bumbung dan Kelompok Tani (KT) Pusuk Pujata di Sembalun Bumbung, Minggu 13 Oktober 2024.

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam pelestarian budaya serta pengembangan pertanian lokal.

Dalam kunjungannya ke Bale Adat Sembalun Bumbung, Hassanudin melihat langsung beberapa benda pusaka peninggalan leluhur yang menjadi bagian penting dari warisan budaya Sembalun.

“Benda-benda pusaka ini disimpan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat Bale Adat, sebagai wujud pelestarian budaya dan penghormatan terhadap leluhur,”sebut Hassanudin.

Baca Juga :  Misteri Gunung Sangeang Api: Remaja 18 Tahun Hilang Saat Berburu, Jejak Terputus di Puncak Ekstrem NTB

Setelah mengunjungi Bale Adat, Pj Gubernur melanjutkan kunjungan ke Kelompok Tani Pusuk Pujata, kelompok tani yang fokus pada budidaya bawang putih di Sembalun Bumbung. Di sini, Pj Gubernur NTB melihat stok bawang putih yang dihasilkan oleh kelompok tani, yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan wilayah Sembalun.

Pj Gubernur NTB menyampaikan pentingnya pemberdayaan masyarakat petani. Hassanudin
berharap kelompok tani yang sudah berjalan dengan baik dapat terus berkembang dengan memberikan dukungan yang diperlukan, baik dalam hal hilirisasi produk maupun perluasan pasar.

Baca Juga :  APBD NTB 2027 Tembus Rp6,22 Triliun, Surplus Rp162 Miliar, Ini Prioritas Iqbal

“Kita yang harus mendukung masyarakat, apakah dengan hilirisasi atau membuka pasar untuk mereka. Kehadiran kita di sini untuk menampung dan memberdayakan masyarakat. Intinya yang penting masyarakat diberdayakan,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong semangat petani bawang putih di Sembalun untuk terus meningkatkan produksi dan menjaga kualitas hasil pertanian mereka, serta memaksimalkan potensi pasar lokal dan nasional.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru