Penyelundup Miras Lokal Asal NTT di Bima Ditangkap, Ratusan Botol Miras Disita Dari Pelaku

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Polsek Sape Polres Bima Kota berhasil menyita sedikitnya 100 botol minuman keras (Miras) tradisional jenis Sofi. Ratusan botol miras ini diamankan dalam operasi yang dilakukan di Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Sabtu, 12 Oktober 2024 sekitar pukul 14.30 WITA.

Kapolres Bima Kota AKBP Yudha Pranata melalui Kapolsek Sape AKP Masdidin mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Masdidin menjelaskan bahwa miras tersebut disita dari pemilik berinisial MR (50), seorang warga Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, yang diduga hendak mengedarkan miras tradisional jenis Sofi yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga :  Pj Gubernur dan Kapolda NTB Melakukan Gerakan Tarian Sasambo Di HUT Bhayangkara Ke-78

“Dalam penyitaan ini, kami mengamankan 108 botol miras, termasuk 31 botol Sofi yang dikemas dalam botol Teh Pucuk, 12 botol dalam kemasan botol air mineral ukuran besar, dan 64 botol dalam botol air mineral ukuran sedang, serta satu botol arak Bali,” jelas Kapolsek Sape.

Penggerebekan ini dilakukan oleh tim Piket Regu 2 yang dipimpin oleh Ka SPK 2, Aipda Fahriamin, bersama anggotanya, setelah mendapatkan informasi mengenai aktivitas penjualan miras di wilayah tersebut. Tindakan cepat mereka berhasil mencegah peredaran ratusan botol miras yang siap dijual kepada masyarakat.

Baca Juga :  NTB Berduka, Kepala Bapenda dr Jack Meninggal Dunia di Jakarta

Saat ini, ratusan botol miras yang disita telah diamankan di Mako Polsek Sape untuk dimusnahkan pada waktu yang telah ditentukan.

“Semua barang bukti sudah kami amankan dan akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas AKP Masdidin.

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru