WNA Asal Polandia Meninggal Dunia di Gili Trawangan, Polres Lombok Utara Lakukan Olah TKP

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost.com, Lombok Utara- Wisatawan mancanegara berkebangsaan Polandia atas nama inisial MFD (34) Pria Asal Ranchi India ditemukan meninggal dunia.

Respon Cepat Anggota Polsek Pemenang langsung cek TKP yang didampingi unit Identifikasi Polres Lombok Utara untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bertempat didepan restoran inisial RJ Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang KLU, pada Selasa, 24 September 2024.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K. M.Si. melalui Kapolsek Pemenang AKP I Made Susila Artana menyampaikan bahwa memang benar pada hari Selasa tanggal 24 september 2024 korban MFD tiba di Gili Trawangan kemudian menuju Resort inisial FR bersama rekannya yang bernama inisial MM, dengan menggunakan cidomo. “Didepan Resort FR korban MFD, mengeluhkan nyeri pada bagian perut dan dada,” terang Kapolsek.

Baca Juga :  Reformasi Layanan Kesehatan NTB Berbuah Manis, Gubernur Iqbal Raih Penghargaan Kemendagri

Made Susila Artana, korban MFD, menambahkan, selanjutnya dibawa menuju lobby Resort FR dan staf disana menghubungi Trawangan Emergency Medical Service untuk meminta pertolongan pertama,

“Setibanya di Resort FR tim medis melakukan pertolongan pertama RJP pada korban sebanyak 4 siklus, tetapi tidak ada perubahan pada kondisi korban, dan kemudian korban dibawa ke klinik warna akan tetapi nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” imbuh Kapolsek.

Baca Juga :  Meriah dan Penuh Keakraban, Open House Lebaran Wagub NTB Umi Dinda di Bima Disambut Antusias Masyarakat

Dan, Kapolsek Pemenang mengatakan, atas peristiwa tersebut Anggota Polsek Pemenang dan Unit Identifikasi melakukan olah TKP, dilanjutkan dengan mengevakuasi korban dengan menggunakan speed boat untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sehubungan kejadian tersebut Unit Reskrim Polsek Pemenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut” Tutup Kapolsek.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru