Polisi Terjunkan Ratusan Personel Amankan Aksi di Kemenag NTB dan Imigrasi Mataram Hari ini

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2024 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost.com, Mataram – Polresta Mataram Polda NTB terjunkan 150 personelnya pada Apel persiapan pengamanan Aksi Unjuk rasa dari Gabungan Lembaga dan Ormas Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Aliansi rakyat menggugat (ARM) bertempat di Lapangan Mapolresta Mataram. Kamis, 12 September 2024.

Turut hadir pejabat utama Polresta Mataram, Kapolsek Selaparang Iptu Muhammad Baejuli SH, para perwira dan personel yang terlibat pengamanan di dua lokasi tersebut.

Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas sesuai dengan surat perintah dari pimpinan dalam kegiatan pengamanan ini dengan pengunaan kekuatan personil sudah sesuai dengan bentuk pengamanan perkiraan masa aksi yang akan melaksanakan unjuk rasa.

Baca Juga :  Wanita Cantik Ini Jadi Pedagang Sabu di Kampung Bebas Narkoba Dompu

“Hari ini ada beberapa lokasi penyampaian pendapat dimuka umum, yang pertama adalah di kantor Kemenag Provinsi NTB dari gabungan lembaga dan ormas NTB terkait adanya dugaan Gratifikasi di lingkup Kemenag, kedua aksi unras di kantor Imigrasi Mataram dari Aliansi rakyat menggugat ARM terkait adanya WNA yang melakukan aktifitas penambangan di Sekotong Lombok Barat,” ucapnya

“Fungsi Intel lakukan deteksi dini dan penggalangan terhadap Massa Aksi serta seluruh unsur yang rekan-rekan yang lainnya bertanggung jawab sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing yang pada prinsipnya kita lakukan pengamanan yang Humanis,” tegasnya

Baca Juga :  Bantu Jualin Motor Katanya, Dipakai Sendiri Jadinya! Polres Dompu Seret Pelaku ke Meja Jaksa

Lanjut Kompol Gede juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan Kepolisian, pengamanan dan pengawalan penyampaian pendapat di tempat umum

“Namun tentunya sesuai dengan Undang-undang yang berlaku dan Standar Operasional Prosedur yang selama ini sudah diterapkan dengan baik oleh personel,”jelasnya

“Tetap semangat jangan pernah bosan, jaga kesehatan, pahami setiap pelaksanaan tugas sehingga situasi Kamtibmas tetap terjaga,”pungkasnya

Berita Terkait

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum
NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik
1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang
NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih
Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG
Menyoal Roh Pemberdayaan dalam ‘Satu Miliar Satu Desa’ di Kabupaten Lombok Barat
Bupati Jarot Kejar Megaproyek Unggas Rp1,7 Triliun, Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional
IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:54 WIB

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:33 WIB

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Terlihat para orang tua mengikuti skrining ulang anak terindikasi stunting yang turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama Kepala Dinas Kesehatan Hj. Erni Suryana saat meninjau pelaksanaan di Puskesmas Labuapi, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting melalui pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak di 20 puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintahan

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:33 WIB