Dinilai Ganggu Kerja Birokrasi, Logis Minta Sekda NTB Gita Ariadi Dicopot

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2024 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Direktur Lombok Global Institute (LOGIS), M. Fihiruddin meminta Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Mayjen (Purn) Dr. Hassanudin mencopot Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi.

Fihir sapaan akrabnya mengatakan Lalu Gita Ariadi dinilai dapat mengganggu kerja-kerja Pj Gubenur NTB yang baru.

“Maka maju tidak maju dia (Gita Ariadi) dalam kontestasi Pilkada 2024, dia harus mundur,” kata Fihir, Jumat, 19 Juli 2024.

Alasannya, kata Fihir karena hingga saat ini Lalu Gita dinilai masih mengendalikan orang-orang atau pejabat birokrasi untuk menjalankan kepentingan pribadi semasa Lalu Gita menjadi Pj Gubernur.

Baca Juga :  Proyek Rp43 Miliar Pantai Gelora Sumbawa Diduga Pakai Beton Abal-Abal

“Karena sampai sekarang, dia (Lalu Gita) masih kendalikan orang-orang atau pejabat di birokrasi untuk menjalankan keinginannya semasa menjadi PJ,” ujarnya.

Itu kata Fihir sangat membebani dan mengganggu jalannya kerja-kerja Pj Hassanudin. Terlebih lagi Pj saat ini mengusung tagline “NTB Transparan” menggantikan tagline “NTB Maju Melaju” milik Gita.

“Ini sangat mengganggu kerja PJ yang sekarang, karena bisa muncul matahari kecil di birokrasi dan birokrat jadi bersayap dalam bekerja,” cetus Fihir.

Dia meminta agar Hassanudin mengusulkan pergantian Sekda NTB. Hal tersebut demi kondusivitas dan netralitas dalam birokrasi.

Baca Juga :  Soal Pemekaran Provinsi Sumbawa? Ini Kata Gubernur NTB Iqbal

“Pj Gubernur Hassanudin kami minta ketegasannya untuk segera mengusulkan pergantian Sekda NTB demi kondusifitas serta netralitas birokrasi,” ujarnya.

Lalu Gita dinilai memiliki catatan buruk pelanggaran netralitas ASN. Terlebih lagi Bawaslu NTB sebelumnya pernah beberapa kali merekomendasi Lalu Gita diberikan sanksi oleh Komisi ASN atas dugaan pelanggaran netralitas.

Fihir menilai jika Lalu Gita masih dipertahankan, maka dapat mengganggu kerja-kerja Pj yang baru, terlebih lagi dalam mengusung tagline “NTB Transparan” dalam menjalankan roda pemerintahan di NTB.

Berita Terkait

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
3.000 Orang Berebut Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, MGPA Hanya Ambil 2.500
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:45 WIB

KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian

Berita Terbaru