Berlayar di Pilkada Loteng 2024, Ruslan-Gede Syamsul Siap Bersaing Dengan Petahana

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Lombok Tengah (Loteng), H. Ruslan Turmudzi dan HL Gede Syamsul Mujahidin atau Ruslan-Gede Syamsul, resmi mengantongi dukungan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk tampil di Pilkada Loteng 2024.

Penyerahan SK dukungan B1kWK pada Bacabup Ruslan Turmudzi dilakukan Wakil Ketua Umum DPP PPP Hj Ermalena didampingi Ketua DPW PPP NTB H. Muzihir dan Sekretaris DPW PPP Moh Akri di kantor DPP PPP di Jakarta, Kamis malam, 8 Agustus 2024.

Politisi kawakan Gumi Tatas Tuhu Trasna ini mengaku, bahwa dukungan PPP yang memiliki enam kursi menggenapi dukungan parpol yang sudah dikantongi sebelumnya yakni, PAN, Perindo dan PDI Perjuangan.

Baca Juga :  Minta ASN Boikot Paslon 02, Sekda HL Gita Dilaporkan ke Bawaslu NTB

“Yang pasti dukungan PPP ini menambah rasa percaya diri saya bersama Mik Gede Syamsul untuk maju di Pilkada Loteng 2024,” ujar Ruslan dalam pesan keterangan yang diterima media ini, Jum’at 9 Juli 2024.

Menurut dia, dengan keberhasilannya merangkul PPP, maka langkah sejumlah pihak yang menghendaki Pilkada Loteng di ikuti satu paslon, sehingga melawan kotak kosong nampaknya buyar.

“Insyaallah dengan niat tulus dan lurus jalan. Saya siap untuk mengabdi di tanah kelahiran untuk membangun kesejahteraan di Kabupaten Loteng,” kata Ruslan.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa sejumlah program untuk menyejahterakan rakyat sudah dipersiapkannya bersama pasangannya Lalu Gede Syamsul Mujahidin.

Terlebih, dengan pengalamannya selama lima periode sebagai legislator di DPRD NTB ditopang dengan figur calon pendamping yang juga berasal dari tokoh ormas besar di NTB, yakni Nahdatul Wathan (NW), tentunya duet Ruslan-Gede Syamsul siap untuk berani menawarkan program inovasi yang bisa membuat lompatan bagi kemajuan rakyat Loteng lima tahun kedepannya.

Baca Juga :  KPU NTB Tetapkan Hasil Pilgub 2024: Rohmi-Firin 775.937, Zul-Uhel 887.791 dan Iqbal-Dinda 1.163.194

“Yang pasti, saya ingin adanya keberadaan KEK Mandalika harus dapat dimanfaatkan untuk menjadi pintu gerbang kemajuan rakyat. Caranya, peningkatan SDM hingga penguasaan bahasa asing dan teknologi warga Loteng harus ditingkatkan,” ungkap Ruslan.

“Adanya sejumlah proyek strategis nasional di Lombok Tengah, tidak boleh hanya warga Loteng menjadi penonton seperti saat ini. Tapi, mereka harus bisa masuk menjadi pemain didalamnya. Ruslan-Gede Syamsul punya program berani untuk bisa mengakses hal itu,” sambungnya menegaskan.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru