3.403 Warga Terima SHU Koperasi Salonong, Kapolda NTB: Polri Hadir Nyata, Koperasi Jadi Mesin Kesejahteraan Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 3.403 warga di 29 Desa akhirnya menerima manfaat Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari, Senin (17/11). Dalam penyaluran yang dikawal langsung jajaran Polda NTB itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar pengamanan, tetapi komitmen nyata untuk memastikan Koperasi benar-benar menjadi Mesin Kesejahteraan bagi Masyarakat tambang.

SUMBAWAPOST.com| Sumbawa-Suasana Kantor Bupati Sumbawa pada Senin (17/11/2025) dipenuhi tamu penting dari berbagai kementerian, pemerintah daerah, hingga jajaran kepolisian lintas provinsi. Di tengah rangkaian agenda besar tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K. menegaskan komitmen kuat Polri dalam mengawal penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari Sumbawa.

Kegiatan bhakti sosial ini menjadi momentum strategis sebagai implementasi program ‘Koperasi untuk Negeri, Polri untuk Masyarakat’, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya pada poin 3, 4, 5, 6, dan 8 yang menekankan pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, ketahanan sosial, hingga kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  Ribuan Warga Sumbawa Jalan Sehat Bareng Bang Zul, Bang Abah Dikerumuni Emak-emak Minta Foto

Acara turut dihadiri perwakilan Kementerian ESDM, Kemenkop UKM, Kantor Staf Presiden, Forkopimda NTB, para gubernur dan kapolda dari berbagai provinsi, serta tokoh agama, akademisi, dan ketua-ketua koperasi di wilayah Pulau Sumbawa.

Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan menjelaskan bahwa penyaluran SHU diarahkan selaras dengan agenda pembangunan nasional.

“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo, Asta Cita menjadi landasan untuk memperkuat pemerataan ekonomi, ketahanan sosial, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyaluran SHU kami fokuskan pada program-program yang sejalan dengan agenda tersebut,” ungkapnya.

Kapolda kemudian memaparkan delapan prioritas penggunaan SHU Koperasi Salonong Bukit Lestari. Prioritas tersebut meliputi penguatan kesejahteraan anggota koperasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar tambang termasuk UMKM dan pelatihan kerja, peningkatan akses pendidikan lewat beasiswa, penguatan layanan kesehatan dan bantuan alat kesehatan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur lokal, program lingkungan berkelanjutan termasuk rehabilitasi pascatambang, penguatan cadangan modal koperasi, serta program sosial kemasyarakatan bagi komunitas sekitar tambang.

Baca Juga :  500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok

“Dengan langkah-langkah ini, kami memastikan peran koperasi tambang bukan hanya soal bisnis, tapi berdampak nyata bagi masyarakat luas,” tegas Kapolda NTB.

Tahun ini, SHU disalurkan kepada 29 desa di 5 kecamatan, dengan total penerima manfaat mencapai 3.403 orang. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis bersama para pimpinan daerah yang hadir.

Kapolda menegaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, tetapi wujud nyata kerja sama antara koperasi, masyarakat, pemerintah, dan Polri.

“Kami berharap penyaluran SHU ini memperkuat kontribusi koperasi dalam mendukung pembangunan Nasional. Semoga apa yang dilakukan hari ini membawa manfaat nyata bagi anggota, masyarakat, dan Daerah tambang,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, Kapolda NTB menekankan bahwa Polri akan terus mengawal penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, terlebih di kawasan yang bersentuhan dengan sektor pertambangan.

“Ini bukan hanya tentang SHU, tapi tentang bagaimana koperasi menjadi mesin kesejahteraan. Polri akan selalu hadir untuk memastikan prosesnya berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB