Wastra NTB Cantik Dipakai, Tapi Gagal Diakui! Sinta Iqbal: Ayo Hak Ciptakan, Jangan Cuma Dipamerin

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Kota Bima – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas wastra Pulau Lombok serta mengangkat potensi wastra Pulau Sumbawa melalui strategi digitalisasi dan perlindungan hak cipta.

Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menyerukan kepada Dekranasda kabupaten/kota se-NTB agar segera melakukan digitalisasi produk wastra dan mendaftarkan hak ciptanya. Seruan ini ia sampaikan saat menghadiri acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Dekranasda Kota Bima di Gedung Seni Budaya Kota Bima, Kamis (12/6).

“Selain menggaungkan, menaikkan, mendigitalkan, kita beradu dalam hak cipta. Satu NTB ini baik wastranya, baik tenunnya, baik kerajinannya, baik kulinernya, se-Provinsi NTB ini baru berapa persen yang sudah dihak ciptakan,” tegasnya.

Baca Juga :  Disfungsi Moralitas: Ketika Kekuasaan Kehilangan Etika di Ruang Privat

Menurut Sinta, pendekatan konvensional dalam promosi wastra sudah saatnya ditinggalkan. Ia mendorong penerapan strategi pemasaran digital, yang dimulai dari penyempurnaan visual produk hingga pemanfaatan media sosial dengan penggunaan tagline yang menarik dan berdaya tarik.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat aspek historis dalam penyusunan narasi produk wastra, agar proses pengajuan hak cipta memiliki legitimasi yang kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Cilok Bukan Sekadar Camilan, Tapi Diproyeksikan Sebagai Motor Baru Ekonomi NTB

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat agar tidak membatasi penggunaan wastra hanya pada acara resmi, melainkan juga menjadikannya bagian dari gaya hidup sehari-hari.

“Kita bisa mulai dengan mensponsori kantor kita, mendongkrak, atau memperbanyak penggunaan wastra-wastra milik kita sendiri,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sinta juga menitipkan pesan kepada pengurus baru Dekranasda Kota Bima agar merangkul seluruh pengrajin tanpa terkecuali. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan sinergi antar pemangku kepentingan merupakan kunci penting untuk mewujudkan cita-cita besar menjadikan wastra NTB mendunia.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru