Wagub NTB Umi Dinda: Birokrasi Tak Bersih, Pembangunan Tak Akan Berkualitas

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri Saat Membuka Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Tindak Lanjut Rekomendasi KPK di Graha Bhakti Praja, Mataram, Jumat (23/10/2026).

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri Saat Membuka Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Tindak Lanjut Rekomendasi KPK di Graha Bhakti Praja, Mataram, Jumat (23/10/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, menegaskan Pembangunan Daerah tidak akan berjalan Optimal tanpa Birokrasi yang bersih, Transparan, dan Akuntabel. Pembenahan tata kelola Pemerintahan menjadi perhatian Pemprov NTB untuk memastikan Program Pembangunan Benar-benar berjalan sesuai target.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan dan Monitoring Tindak Lanjut Rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perbaikan tata kelola pemerintah daerah dan penyelamatan Aset Daerah di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Jumat (23/10/2026).

Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Koorsup) KPK RI atas pendampingan berkelanjutan dalam mendorong penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang bersih dan berintegritas.

Baca Juga :  Pria Asal Sumba Tewas Gantung Diri Dalam Kamar Kos Di Sumbawa

“Kehadiran KPK merupakan bentuk sinergi yang sangat kita butuhkan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan di atas rel integritas yang kokoh,” ujar Wagub Umi Dinda.

Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut dirancang untuk menindaklanjuti rekomendasi KPK tertanggal 21 September 2026, khususnya terkait integritas perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov NTB.

Menurut Umi Dinda, ke-Tiga Sektor itu merupakan pilar penting Birokrasi. Kelemahan tata kelola di dalamnya dapat menghambat pencapaian target Pembangunan Daerah.

Karena itu, instrumen pencegahan korupsi seperti Monitoring Center for Prevention (MCP) perlu terus dioptimalkan. Evaluasi, kedisiplinan, dan pengawasan juga harus diperkuat di seluruh Perangkat Daerah.

Baca Juga :  113 Ribu Warga NTB Hidup di Jurang Kemiskinan Ekstrem, DPRD Abdul Rauf Ungkap Program Pemerintah Gagal Sasaran

“Kita semua mengakui bahwa masih terdapat tantangan dan celah dalam tata kelola yang membutuhkan evaluasi bersama, kedisiplinan, serta pengawasan yang lebih ketat dari seluruh pimpinan perangkat daerah,”tegasnya.

Indah menambahkan, transformasi Birokrasi menjadi fondasi untuk mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025-2029.

“Kita tidak mungkin mengembangkan sektor Pariwisata, Ekonomi Hijau, ataupun Program-program kesejahteraan masyarakat apabila mesin Birokrasinya tidak bersih, tidak transparan, dan tidak akuntabel. Birokrasi yang bersih adalah Syarat mutlak untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas,” tambahnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita
Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi
PSOI NTB Optimistis Bidik Emas di PON 2028, Kejurnas Jadi Ajang Ukur Kekuatan Lawan
Atlet PSOI NTB Torehkan Prestasi di Kejurnas dan LSI Bali, Ini Daftar Nama dan Peraih Medali
Atlet PSOI NTB Bronson Meydi Borong Emas di Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia di Bali
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru