UIN Mataram Siap Menjadi Speaker Perdamaian dan Peradaban di Dunia Internasional

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Rektor Universitas Negeri (UIN) Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir mengikuti kuliah umum tentang spirit moderasi beragama yang dihadiri langsung oleh Grand Syekh Universitas Al-Azhar Kairo Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ahmed Al-Tayeb, dan dibersamai oleh Prof. M. Quraish Shihab, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. H. M. Ali Ramdhani, Dirjen Pendis Kemenag RI Prof. H. Abu Rokhmad, anggota Muslim Council of Elders, Rektor PTKIN se-Indonesia dan Civitas Akademika UIN Jakarta. Agenda tersebut diselenggarakan di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada hari Rabu, 10 Juli 2024.

Kuliah umum tersebut bertemakan “Meneguhkan Moderasi Beragama untuk Membangun Toleransi dan Harmoni” yang dihadiri langsung oleh para tokoh agama, budayawan, akademisi, dan mahasiswa lintas Perguruan Tinggi se-Indonesia.

Baca Juga :  Mie Ayam, Bakso, dan Perubahan di Batu Alang: Cerita Gubernur NTB 2018-2023 Bang Zul

Grand Syekh Al-Azhar Kairo Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ahmed Al-Tayeb menerangkan bahwa pada fitrahnya manusia diciptakan beragam oleh Allah SWT, baik dari sisi yang beragam. Termasuk pada urusan agama, suku, bangsa, etnik dan lain sebagainya.

“Manusia itu diciptakan oleh Allah SWT sangat penuh dengan keragaman, yang dimana hal demikian adalah fitrah penciptaan manusia. Bahkan secara jelas, keragaman, perbedaan adalah tujuannya untuk saling kenal mengenal,”ungkapnya.

Disisi yang sama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama RI Muhammad Ali Ramdhani menilai pesan orasi ilmiah dari Grand Syekh menekankan pentingnya persatuan dan sangat mencerahkan. Hal itu disampaikan M Ali Ramdhani usai mendengarkan Public Lecture yang disampaikan Grand Syekh Al Azhar.

“Pada hari ini kita mendapat pencerahan dari Grand Syekh Universitas Al-Azhar Kairo Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ahmed Al-Tayeb tentang bagaimana membangun kerukunan umat beragama. Beliau amat sangat mengkhawatirkan perpecahan di tengah umat beragama,” ujar Sekjen M Ali Ramdhani.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2024, UIN Mataram  Meraih Pengakuan Label Kelas Dunia Internasional

Sementara, menurut Rektor UIN Mataram Prof. H. Masnun Tahir bahwa agenda Public Lecture yang dihadiri oleh Grand Syekh Al Azhar tersebut memberikan suntikan semangat kepada dirinya dalam menyebarkan pesan perdamaian demi kemajuan peradaban Dunia, khususnya menjadikan UIN Mataram pada level Internasional sebagai speaker perdamaian dan peradaban Dunia.

“Public Lecture yang dihadiri langsung oleh yang mulia Grand Syekh Universitas Al-Azhar Kairo Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ahmed Al-Tayeb, bagi kami sangat memberikan suntikan semangat untuk dapat terlibat aktif dalam mewujudkan perdamaian dan peradaban Dunia. UIN Mataram ingin memposisikan diri sebagai speaker perdamaian dan peradaban di kancah Internasional,”tegasnya.

Berita Terkait

Tragedi di Bima, Bayi Berusia 2 Hari Meninggal Saat Keluarga Urus Administrasi BPJS
Miris! 4,3 Ton Sampah Diangkut di Bypass BIZAM Lombok
Bumi Tak Punya Tombol Undo, Pesan Menohok Sekda NTB soal Krisis Lingkungan
Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu
Miris! Rumah di Dompu Jadi ‘Markas Sabu’, Dua Pria Diciduk Polisi, Ini Lokasinya
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Lombok Utara, 281 Petugas Turun ke Lapangan, Bupati Sebut Data Jadi Kompas Pembangunan
Mahasiswa NTB Didorong Jadi ‘Satpam’ Demokrasi, Bawaslu Ungkap Alasannya
KPU NTB Ingatkan Parpol: SIPOL Jangan Dibiarkan Berdebu, Data Harus Rajin Diupdate
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:46 WIB

Tragedi di Bima, Bayi Berusia 2 Hari Meninggal Saat Keluarga Urus Administrasi BPJS

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:07 WIB

Miris! 4,3 Ton Sampah Diangkut di Bypass BIZAM Lombok

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:42 WIB

Bumi Tak Punya Tombol Undo, Pesan Menohok Sekda NTB soal Krisis Lingkungan

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:35 WIB

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:27 WIB

Miris! Rumah di Dompu Jadi ‘Markas Sabu’, Dua Pria Diciduk Polisi, Ini Lokasinya

Berita Terbaru

Petugas DLHK NTB, serta sejumlah OPD Lingkup Pemprov NTB, bersama relawan mengangkut sampah di sepanjang Jalan Bypass BIZAM Lombok dalam aksi gotong royong Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Pemerintahan

Miris! 4,3 Ton Sampah Diangkut di Bypass BIZAM Lombok

Minggu, 21 Jun 2026 - 08:07 WIB

Ketua Bawaslu NTB Itratip bersama Direktur WALHI NTB Amri Nuryadin saat melakukan diskusi terkait pemilu ramah lingkungan dan wacana E-Voting di Mataram.

Politik

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu

Minggu, 21 Jun 2026 - 05:35 WIB