TKI NTB ke Malaysia Berangkat Gratis! Gubernur Miq Iqbal Ancam Penjara PJTKI Nakal, ‘Bank Subuh’ Kena Semprot

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 16:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal menghadiri pelantikan Pengurus DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Provinsi NTB periode 2024–2029, yang digelar di Kantor APJATI NTB, Selasa (10/6).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTB agar dapat bersaing di sektor yang membutuhkan keahlian (skill), seperti Korea dan Jepang. Namun, ia juga mengakui bahwa mayoritas masyarakat NTB saat ini masih berada pada level semi skill atau basic skill, akibat keterbatasan ekonomi, sosial, dan pengalaman kerja.

Gubernur juga menyoroti penerapan sistem zero cost dalam penempatan TKI sebagai amanat undang-undang yang wajib dilaksanakan. Ia bahkan menyatakan komitmennya untuk menjadikan kebijakan ini sebagai proyek percontohan dalam pengiriman TKI ke Malaysia.

Baca Juga :  Banjir Rendam Dua Desa di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima

“Semua TKI yang ke Malaysia harus berangkat dengan Zero Cost,” tegasnya.

Namun, ia menyebut ada dua tantangan utama dalam penerapan sistem ini. Pertama, masih banyak perusahaan yang belum mengembalikan dana penempatan kepada para TKI, meskipun sistem zero cost sudah berlaku di Malaysia.

“Kedepannya kalau ada yang masih praktek-praktek seperti itu, kita pidanakan. Nanti kita koordinasikan dengan APJATI dan pihak Polda khusus untuk Malaysia kalau masih seperti itu kita pidanakan,” ujarnya.

Persoalan kedua, lanjut Gubernur, adalah keterbatasan dana yang dimiliki calon TKI di awal keberangkatan. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh rentenir harian atau fenomena yang dikenal dengan istilah “Bank Subuh”.

“Jadi persoalan yang dihadapi masyarakat kita yang ingin jadi TKI betul-betul sangat mendasar. Satu harus zero cost. Ketika ini ditetapkan, masih ada jebakan Batman yang lain namanya Bank Subuh, karena ada bunga yang berlipat-lipat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pilkada Bima 2024: Partai Pendukung Muma, Kini Direbut Dae

Untuk menjawab tantangan tersebut, Gubernur mendorong agar Bank NTB Syariah dan BPR NTB bisa mengambil peran dalam menyediakan pinjaman dengan jaminan dari PJTKI, guna memastikan proses pembiayaan berlangsung dalam ekosistem yang aman dan transparan.

Ia juga menyarankan agar remitansi TKI disalurkan melalui rekening Bank NTB, guna menghindari risiko kehilangan uang tunai saat perjalanan pulang ke kampung halaman.

“Syukur-syukur bisa dieksten remitansi juga bisa dibayarkan melalui rekening Bank NTB, sehingga tidak perlu membawa uang cash pada saat pulang yang sangat rawan terjadi kehilangan di jalan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027
Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya
Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia
Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027
Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat
Kurma Tropis NTB Dilirik Murung Raya, BRIDA NTB Siapkan Kajian hingga Pengembangan Bibit Unggul
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia

Berita Terbaru