Pernyataan Sekda NTB Abul Chair Jadi Sorotan, Pembangunan Tak Akan Sempurna Jika Masjid Sepi dari Jamaah

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda NTB H. Abul Chair menyampaikan sambutan pada Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At Taqwa, Kota Mataram, yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai Daerah.

Sekda NTB H. Abul Chair menyampaikan sambutan pada Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At Taqwa, Kota Mataram, yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai Daerah.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Abul Chair, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan Ekonomi. Menurutnya, pembangunan yang ideal juga harus ditandai dengan hidupnya kehidupan keagamaan di tengah Masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Abul Chair saat menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At Taqwa, Kota Mataram, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan itu dihadiri sekitar 3.000 jamaah yang berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di NTB, serta dari Jakarta, Banjarmasin hingga luar negeri.

Di hadapan ribuan jamaah, Sekda NTB menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, penguatan karakter, sekaligus pilar pembangunan masyarakat yang berimbang antara aspek jasmani dan rohani.

Baca Juga :  Tender Jalan Rp19 Miliar Lenangguar-Lunyuk, Kepala PBJ dan Pokja Dilaporkan: Diduga Sarat Permainan Kotor!

“Kalau jalan bagus, gedung tinggi, itu penting. Tetapi pembangunan juga harus menghadirkan masjid yang hidup. Di situlah pembangunan jasmani dan rohani berjalan beriringan,” ujar H. Abul Chair.

Menurutnya, para pekerja dakwah memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan perubahan positif melalui dakwah yang menyejukkan dan membangun.

Karena itu, ia mengajak seluruh dai dan pekerja dakwah untuk terus menghidupkan masjid sebagai pusat syiar Islam dan pembinaan Masyarakat.

“Mari terus berdakwah dengan hikmah, dengan nasihat yang baik, sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Semangat berjamaah inilah yang akan memperkuat ukhuwah dan menjadi modal besar dalam membangun NTB,” tuturnya.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Gubernur NTB Hadiri Apel Korem 162/WB Bersama 1.866 Personil TNI

Abul Chair menilai pembangunan daerah tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pekerja dakwah, menjadi faktor penting dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan berkarakter.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan moral, serta pemberdayaan umat yang mampu melahirkan masyarakat yang kuat secara spiritual dan sosial.

Melalui sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah, ulama, dai, dan masyarakat, Pemerintah Provinsi NTB berharap cita-cita mewujudkan daerah yang makmur, religius, dan mendunia dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi serta pembangunan yang merata di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru