SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Tengah- Cabang olahraga Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 resmi berakhir dengan sukses. Seluruh rangkaian pertandingan yang digelar di Pantai Tanjung Aan dan Pantai Seger, Lombok Tengah, berlangsung sportif dan mendapat apresiasi dari atlet maupun ofisial, meski pada hari pertama sempat mengalami kendala teknis.
Salah seorang juri PSOI NTB, Muhamad Power, menjelaskan keterlambatan pertandingan hanya terjadi sekitar 1,5 jam akibat gangguan teknis pada aplikasi LiveHeats
yang digunakan sebagai sistem penilaian perlombaan. Setelah kendala tersebut berhasil diatasi, seluruh pertandingan kembali berjalan normal hingga selesai.
“Alhamdulillah event berjalan baik walaupun di hari pertama jadwalnya mundur 1,5 jam karena kendala teknis pada aplikasi LiveHeats. Semua atlet dari seluruh kabupaten sangat puas dan antusias dengan keputusan juri yang fair play dan netral,” ujar Muhamad Power, Jumat (17/7/2026).
Ia menegaskan, seluruh dewan juri menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan prinsip fair play, netralitas, dan objektivitas sehingga setiap atlet memperoleh penilaian yang adil sesuai performa di arena pertandingan.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dari enam kabupaten/kota menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga selancar di Nusa Tenggara Barat sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju PON 2028.
Cabang olahraga PSOI pada Porprov XII NTB 2026 diikuti 27 atlet yang berasal dari Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Dompu. Mereka bersaing pada tiga nomor pertandingan, yakni Shortboard, Aerial, dan Longboard.
Pada Divisi Aerial, medali emas diraih Muhamad Isnaini dari PSOI Kabupaten Lombok Tengah. Medali perak diraih Riski Karunia Ramdani dari Kabupaten Dompu, sedangkan medali perunggu bersama menjadi milik Muhamad Alwi dari Kabupaten Lombok Tengah dan Alfan dari Kabupaten Dompu.
Di Divisi Shortboard, medali emas kembali menjadi milik Lombok Tengah melalui Amir Hamzah. Medali perak diraih Luki Haryanto dari Kabupaten Dompu, sementara medali perunggu diaraih secara bersama oleh Dodo Wijaya dari Kabupaten Lombok Utara dan Prastyono Asal Lombok Utara
Dominasi Lombok Tengah berlanjut pada Divisi Longboard. Nasrul Hanan berhasil meraih medali emas, disusul Sahrul Gunawan yang memperoleh medali perak, keduanya dari Kabupaten Lombok Tengah. Medali perunggu diraih Deni Islami dari Kabupaten Lombok Utara dan Diki Wahyudi dari Kabupaten Sumbawa Barat
Muhamad Power juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pengurus PSOI NTB, ofisial, serta seluruh atlet yang telah menjaga suasana kompetisi tetap kondusif dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Keberhasilan pelaksanaan cabang olahraga selancar pada Porprov XII NTB 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet surfing di Nusa Tenggara Barat, sekaligus melahirkan peselancar-peselancar potensial yang siap bersaing pada ajang nasional, termasuk PON 2028.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










