SUMBAWAPOST.com| Mataram-Suasana pemeriksaan urine mendadak oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB terhadap anggota DPRD NTB berlangsung unik dan menjadi perhatian. Di tengah proses tes yang digelar usai rapat paripurna di Aula Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, sejumlah anggota dewan tampak tersenyum dan tetap tenang saat mengikuti pemeriksaan yang dilakukan langsung di lokasi kegiatan, Senin (22/6/2026) di Kota Mataram.
Kegiatan ini berlangsung usai rapat paripurna dan menjadi bagian dari upaya deteksi dini serta pencegahan penyalahgunaan Narkotika di lingkungan penyelenggara negara, khususnya di lembaga Legislatif Daerah.
Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi NTB, Anggraini Ninik, menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut bukan karena adanya dugaan penyalahgunaan Narkoba di kalangan Anggota Dewan, melainkan sebagai langkah Edukatif dan Preventif.
“Ini salah satu bentuk deteksi dini dan kepedulian kita terhadap aparatur negara, termasuk anggota dewan. Jangan sampai ada penyalahgunaan Narkotika di kalangan DPR. Ini juga menjadi bentuk kerja sama dengan pemerintah daerah dan dilaksanakan atas permintaan Ketua Dewan,” ujarnya.
Dari total 65 anggota DPRD NTB, sebanyak 41 orang hadir dan langsung mengikuti tes urine. Sementara 24 anggota lainnya tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut.
BNN memastikan seluruh anggota dewan yang hadir mengikuti pemeriksaan tanpa penolakan dan berlangsung tertib di lokasi kegiatan.
“Ada 41 anggota dewan yang ikut sesuai daftar hadir dan semuanya mengikuti tes urine. Tidak ada penolakan, semua mengikuti dengan tertib dan situasinya kondusif,” kata Ninik.
Meski hasil pemeriksaan telah diketahui, BNN belum mengumumkan secara resmi kepada publik. Hasil tersebut akan terlebih dahulu disampaikan kepada Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda mengapresiasi langkah BNN yang melakukan pengawasan terhadap lembaga legislatif agar tetap bersih dari penyalahgunaan Narkoba.
Ia berharap seluruh anggota DPRD NTB dapat menjaga integritas dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika. “Kalaupun ada, nanti kita minta klarifikasi,” kata Baiq Isvie.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










