Suhaili Dapat Kepercayaan Presiden Prabowo, Nomor 3 Gubernur Pilihan Prabowo Terbantahkan 

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pengamat politik dari Nasional Poling (NasPol) menyampaikan selamat ke Suhaili FT sebagai Ketua Harian Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Pendirian organisasi tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah kemiskinan, korupsi, ketidakadilan, kesenjangan dan ketikdakpedulian terhadap sesama.

“Artinya, Pak Suhaili sosok sangat  istimewa yang kembali dipercaya, setelah sebelumnya Suhaili merupakan salah satu tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Pemilu 2024 kemarin dan Prabowo-Gibran menang di NTB. Dan sekarang kembali diberikan kepercayaan dan tanggung jawab dengan diangkatnya jadi Ketua harian GSN Wilayah NTB,” sebut Pengamat politik dari Nasional Poling (NasPol) Ardiansyah. Selasa 5 November 2024.

Selain itu, merespon tanggapan Pimpinan DPRD NTB Lalu Wirajaya, Ardiansyah menilai Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB, Iqbal Dinda, dinilai terlalu emosional dalam merespons perubahan politik yang cepat.

“Pernyataan terbaru dari Lalu Wirajaya terkait penunjukan Suhaili FT sebagai Ketua Harian GSN yang disebut tidak terkait dengan Pilgub NTB justru memperlihatkan ketidakpercayaan diri dari tim Iqbal Dinda maupun pengurus Gerindra NTB,”terangnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Serukan Sosialisasi Budaya Leluhur

Ardiansyah mencatat bahwa tim Iqbal Dinda kerap menunjukkan reaksi yang tergesa-gesa dan kurang matang dalam membaca fenomena politik yang terjadi. Sejak awal, beredar isu bahwa Lalu Muhammad Iqbal adalah “anak emas Prabowo”, dengan tagline “Gubernur Pilihan Prabowo” yang digunakan untuk mempengaruhi pemilih.

“Namun, isu tersebut terbantahkan dengan penunjukan Ketua Harian GSN yang baru, yang semakin menambah ketidakpercayaan pemilih terhadap pasangan Iqbal Dinda,”Sebut Ardiansyah.

Menurutnya, Fenomena ini menunjukkan adanya disonansi kognitif dalam strategi komunikasi tim nomor urut 3 ini. Dalam konteks politik, disonansi kognitif merujuk pada ketidakselarasan antara keyakinan dan tindakan yang dapat mempengaruhi persepsi publik.

“Dengan waktu yang tersisa hanya 22 hari menjelang pemilihan, langkah-langkah strategis yang diambil oleh tim Iqbal Dinda tampaknya tidak cukup efektif untuk mempengaruhi pemilih,”terangnya.

“Saya menyarankan agar tim Iqbal Dinda lebih berhati-hati dan strategis dalam merespons dinamika politik yang terjadi, serta lebih fokus pada pendekatan yang berbasis data dan analisis ilmiah untuk meningkatkan kepercayaan publik,”pungkasnya.

Baca Juga :  Aset Daerah Banyak yang ‘Ngilang’, Wagub NTB Turunkan Tim Khusus: Cari Sampai ke Ujung Sumbawa

Suhaili yang merupakan Calon Wakil Gubernur NTB yang berpasangan dengan Zulkieflimansyah (Zul-Uhel) nomor 2 yang sebelumnya merupakan bagian dari tim Prabowo di Lombok yang berjuang untuk memenangkan Prabowo di NTB. Atas dasar itu pria yang akrab disapa Abah Uhel ini kini dipercaya memegang amanah sebagai Ketua Harian GSN NTB.

Dipercaya memegang jabatan tersebut, Uhel mengatakan berterimakasih kepada Prabowo Subianto atas amanah yang diberikan dalam posisi sebagai Ketua Harian GSN NTB.

“Alhamdulillah saya diamanahkan untuk menjadi Ketua Harian GSN NTB. Tentunya kita sangat berterimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah mempercayai saya,” kata Uhel, Senin, 4 November 2024.

Uhel mengatakan akan menjalankan amanah tersebut dengan sungguh-sungguh untuk membantu menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran dan mendukung pemerintah menjadi bangsa yang sejahtera, bangsa yang mandiri, maju dan berkesinambungan.

“Dengan posisi saya di GSN NTB, tentu kita akan mengawal dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran melalui kerja-kerja kita di daerah,” kata dia.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru