Seorang Begal Asal Belo Bima Dikenal Sadis, Kalau Kesal Langsung Bacok

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- AW, Asal Desa Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima akhirnya diringkus oleh Polsek Belo Polres Bima.

AW merupakan salah satu Kompolotan begal sadis yang meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Belo, Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam melancarkan aksinya jahatnya Kompolotan ini tidak segan segan melukai para Korbannya

Sebelum ditangkap, rupanya pria tersebut dan komplotannya yang berjumlah tiga orang ini melakukan perampasan dan Penganiayaan terhadap warga Desa Rupe Kecamatan Langgudu berinisial JH di areal bendungan Ncera Rabu (15/01/25) sekira pukul 16.00. Wita kemarin.

Baca Juga :  Sepasang Suami Istri di Dompu Jual Nakoba Jenis Sabu

Modus Kompolotan ini menghadang warga pengguna jalan di area pegunungan tepatnya di dam Desa Ncera dengan menggunakan senjata tajam.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., melalui Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH menyampaikan, salah satu dari tiga Komplotan begal sadis yang berinisial AW warga desa Ncera ini berhasil diringkus beberapa saat setelah kejadian.

“Kami berhasil mengamankan terduga AW. Sedangkan dua rekannya yang sudah kami kantongi indentitas nya Masi terus kami buru,”tegasnya. kamis (16/01/2025) dalam keterangan yang diterima media.

Baca Juga :  Emas Melimpah, Warga Tetap Miskin Ekstrem: Gubernur Iqbal Soroti Tambang Ilegal di Sekotong dan Sekitarnya

Kronologi Penangkapan

Berawal korban dan rekannya menggunakan sepeda sepeda motor hendak mau kembali ke Desa Rupe di TKP. Ke tiga pria terduga pelaku tersebut mengejar menggunakan sepeda motor dan menghadang korban salah satu terduga mengancam korban dengan senjata tajam dan merampas Handphone namun korban berusaha melawan.

“Karena kesal terduga pelaku ini membacok korban mengunakan sebilah parang dan merampas uang milik Rp 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah). Setelah ketiga Komplotan ini melarikan diri,”ungkap Zulkifli.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru