SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-Sebanyak 100 Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) penerima Beasiswa Kelapa didorong mengambil peran strategis dalam memajukan sektor pertanian di Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertanian modern melalui inovasi, penguasaan teknologi, dan kewirausahaan.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat penyerahan Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih kepada 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Unram di Aula Rektorat Unram, Mataram, Senin (2/11/2026).
Di hadapan para mahasiswa, Gubernur menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan finansial untuk menyelesaikan pendidikan. Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menempa diri, membangun kedisiplinan, bekerja keras, dan mempersiapkan masa depan.
“Kalau kamu tidak bisa keras terhadap dirimu sendiri, nanti dunia yang akan keras terhadap kamu,” pesannya.
Gubernur berharap para penerima beasiswa mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan meningkatkan kedisiplinan, kerja keras, serta memiliki orientasi masa depan sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pendiri Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, atas kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi di NTB.
Menurutnya, program beasiswa tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Pembangunan, kata Gubernur, membutuhkan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.
Selain menekankan pentingnya pendidikan dan kedisiplinan, Gubernur juga menyoroti tantangan regenerasi petani di NTB.
Ia mendorong mahasiswa Fakultas Pertanian Unram mengambil peran strategis dalam memperkuat sektor pertanian melalui inovasi, penguasaan teknologi, dan pengembangan kewirausahaan tani.
Menurutnya, pertanian modern tidak lagi hanya bertumpu pada pengolahan lahan secara konvensional. Sektor pertanian saat ini telah berkembang dan berkaitan erat dengan teknologi digital, manajemen bisnis, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu.
Karena itu, mahasiswa pertanian diharapkan mampu menjadi motor penggerak modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan daya saing produk daerah.
Generasi muda juga didorong untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan peluang usaha dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Yayasan JHL Merah Putih Kasih atas penyaluran Beasiswa Kelapa Tahun 2026 kepada 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Unram.
Ia menjelaskan, saat ini Unram menaungi sekitar 35.000 mahasiswa aktif. Lebih dari 40 persen di antaranya berada pada kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) rendah.
Bahkan, sekitar 900 mahasiswa mendapatkan pembebasan biaya kuliah secara penuh, termasuk 18 mahasiswa program studi kedokteran.
Unram, lanjutnya, terus berkomitmen memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk memperoleh pendidikan tinggi berkualitas.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai dukungan, mulai dari instrumen zakat BAZNAS, program orang tua asuh, hingga jejaring alumni.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











