Sakinah Bukan Cuma Soal Kasur: UAS dan Istri Gubernur NTB Bongkar Mitos Nikah Dini

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih dihadapkan pada tantangan serius sebagai salah satu daerah dengan angka perkawinan anak tertinggi di Indonesia. Menyikapi persoalan ini, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam mencari solusi.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sakinah Fest NTB 2025, yang dirangkai dengan kajian akbar bertema “Sakinah Bukan Sekadar Rumah, tapi Jalan Menuju Surga”, menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Auditorium Universitas Mataram, Minggu (25/5).

Baca Juga :  NTB Pelajari Rahasia BLK Legendaris Singosari: Strategi Tingkatkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

“Harapan saya hari ini dengan apa yang akan disampaikan oleh Ustaz Somad akan memberikan pencerahan lagi terutama bagi adik-adik yang belum menikah, bahwa menikah itu membutuhkan kesiapan. Menikah itu membutuhkan pengetahuan sehingga jangan berkejaran dengan usia tapi menikahlah di saat yang tepat, di usia yang tepat dengan pengetahuan yang tepat,” ucapnya.

Sinta menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, dalam mencegah praktik perkawinan anak yang masih marak terjadi di NTB.

“Saya menitipkan pesan bagi ibu-ibu semua, adik-adik di sini untuk menjadi duta bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk membantu menangani masalah isu pernikahan usia anak yang ada di Provinsi NTB ini,” imbaunya.

Baca Juga :  Sore Penuh Gagasan, Dr Zul dan Trio Profesor UIN Mataram Susun Cetak Biru NTB

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen TP PKK NTB untuk terus bersinergi bersama pemerintah daerah dalam membangun NTB yang lebih maju dan berdaya.

“Kami dari tim penggerak PKK siap untuk berkolaborasi dalam setiap langkah yang baik, dalam setiap langkah untuk membangun NTB kita tercinta ini, untuk menjadi NTB yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya
Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN
Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Bima, Perkuat Pemahaman Kebangsaan
Follow the Money Belum Cukup, Membaca Tiga Putusan Bebas Anggota DPRD NTB
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB