SUMBAWAPOST.com| Mataram- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mataram menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi satuan paling produktif dalam pengungkapan kasus narkoba selama pelaksanaan Operasi Antik Rinjani 2025 di jajaran Polda NTB.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, S.I.K., usai memimpin konferensi pers di Lobi Ditresnarkoba Polda NTB, Senin (15/12/2025).“Hasil ungkap kasus terbanyak dari seluruh Polres jajaran Polda NTB adalah Satresnarkoba Polresta Mataram,” tegas Kombes Pol. Roman.
Operasi Antik Rinjani 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat kewilayahan yang digelar serentak di seluruh wilayah Polda NTB selama 14 hari, terhitung sejak 1 hingga 14 Desember 2025. Operasi ini bertujuan menekan peredaran gelap narkoba melalui penindakan terpadu oleh Ditresnarkoba Polda NTB bersama seluruh Polres/ta jajaran.
Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Roman menjelaskan bahwa Polresta Mataram berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus narkoba, terdiri dari 3 kasus Target Operasi (TO) dan 11 kasus Non-TO. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan Polres/ta lainnya di wilayah Polda NTB.
Berdasarkan data pengungkapan selama Operasi Antik Rinjani 2025, peringkat Polres/ta jajaran Polda NTB adalah sebagai berikut: Polresta Mataram dengan 14 kasus, Polres Lombok Barat 12 kasus, Polres Lombok Timur dan Polres Lombok Utara masing-masing 11 kasus, Polres Lombok Tengah 10 kasus, Polres Bima Kota 9 kasus, Polres Bima 8 kasus, Polres Sumbawa 6 kasus, serta Polres Sumbawa Barat dan Polres Dompu masing-masing 5 kasus.
Sementara itu, Ditresnarkoba Polda NTB juga mencatatkan kinerja signifikan dengan mengungkap 21 kasus narkoba, yang terdiri dari 6 kasus Target Operasi (TO) dan 15 kasus Non-TO.
Sebagai pembina fungsi satuan narkoba di jajaran Polres/ta, Ditresnarkoba Polda NTB berharap capaian tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh satuan kerja. Penindakan tegas terhadap pelaku peredaran narkoba perlu diimbangi dengan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat, guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.
“Kami mengapresiasi hasil Operasi Antik Rinjani 2025 yang dilakukan Polres/ta jajaran. Semoga komitmen kuat dalam memberantas peredaran gelap narkoba ini terus diwujudkan melalui upaya nyata,” tutup Kombes Pol. Roman.









