PT Berdikari dan Pemkab Bima Resmi Teken MoU, Bima Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB bersama Bupati Bima menghadiri penandatanganan MoU antara PT Berdikari dan Pemerintah Kabupaten Bima di Jakarta.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB bersama Bupati Bima menghadiri penandatanganan MoU antara PT Berdikari dan Pemerintah Kabupaten Bima di Jakarta.

SUMBAWAPOST.com | Jakarta-Kabupaten Bima resmi masuk dalam peta pengembangan hilirisasi peternakan ayam terintegrasi nasional. Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Berdikari dengan Pemerintah Kabupaten Bima, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Gedung Graha Gabah Lantai 3, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal pembangunan kawasan peternakan ayam terintegrasi di Kabupaten Bima yang merupakan bagian dari program strategis nasional sektor peternakan. Program ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok industri unggas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan peternakan berbasis industri modern.

Penandatanganan MoU turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, serta jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pangan dan peternakan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev, hadir bersama Bupati Bima dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima dalam agenda strategis tersebut.

Baca Juga :  Baru Dicat Belum Diresmikan, Jembatan Rp6,2 Miliar di Bima Retak 

Muhamad Riadi menjelaskan bahwa kerja sama yang dibangun bersama PT Berdikari menjadi fondasi awal pengembangan kawasan peternakan ayam terintegrasi di Kabupaten Bima.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal kerja sama pembangunan hilirisasi peternakan ayam terintegrasi di Kabupaten Bima yang merupakan bagian dari program strategis nasional di sektor peternakan,” ujar Muhamad Riadi. Dalam keterangan yang diterima media ini. Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, kehadiran PT Berdikari sebagai salah satu BUMN pangan membuka peluang besar bagi Kabupaten Bima untuk mempercepat pembangunan sektor peternakan modern yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Selain memperkuat industri peternakan unggas, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah, membuka peluang investasi baru, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Lepas Kafilah NTB ke MTQ Nasional Semarang, Bawa Misi Lebih dari Sekadar Juara

Komitmen pengembangan sektor peternakan di Bima mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hal itu terlihat dari kehadiran sejumlah pejabat penting dalam acara penandatanganan MoU tersebut.

Turut hadir Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si, Direktur Hilirisasi Peternakan drh. Makmun, Direktur Utama PT Berdikari Maryadi, jajaran General Manager PT Berdikari, pimpinan ID Food, serta perwakilan BUMN Danantara.

Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, Kabupaten Bima diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pengembangan peternakan ayam terintegrasi yang mampu mendukung program hilirisasi peternakan nasional sekaligus memperkuat daya saing sektor peternakan di Nusa Tenggara Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB