PKL Bukan Cuma Ngopi dan Selfie, Ketua Bawaslu NTB Ajak Mahasiswa Jadi ‘Mata Elang’ Demokrasi

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB, Itratip, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang digelar oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dengan tema ‘Peran Agama dalam Membangun Kesadaran Sosial dan Politik Berbasis Nilai-Nilai Al-Qur’an di Masyarakat Kontemporer’. Acara ini berlangsung di Auditorium UIN Mataram, Jumat (29/8) kemarin.

Kegiatan PKL menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berperan aktif sebagai agen perubahan sekaligus pengawas kebijakan di tengah masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas akses terhadap isu-isu politik, menyalurkan aspirasi, serta meningkatkan kapasitas diri dalam memahami dinamika sosial dan demokrasi.

Bawaslu NTB sendiri setiap tahunnya menerima mahasiswa PKL dari berbagai perguruan tinggi. Mereka ditempatkan di divisi-divisi sesuai dengan bidang dan kompetensi masing-masing.

Baca Juga :  Efisiensi vs Demokrasi: KPU dan Bawaslu NTB Soroti Wacana Pilkada oleh DPRD

Dalam penyampaiannya, Itratip menegaskan bahwa mahasiswa yang ingin melaksanakan PKL di Bawaslu harus melewati sejumlah prosedur yang sudah ditetapkan. Hal itu, menurutnya, penting untuk memastikan adanya koordinasi resmi antara kampus dan Bawaslu.

“Di Bawaslu, adik-adik yang akan PKL tentunya kami sambut dengan pintu yang lebar. Kehadiran kalian menjadi bagian dari kerja pengawasan Bawaslu, yakni sebagai pengawas partisipatif dan mitra strategis. Ini akan memberi dampak positif, sekaligus memperkuat hubungan Bawaslu dengan civitas akademika,” jelasnya.

Itratip juga menekankan bahwa mahasiswa adalah garda terdepan dalam mengawal demokrasi, termasuk berperan aktif dalam pengawasan pemilu.

“Mahasiswalah yang akan ikut menjaga proses demokrasi agar lebih baik dan lebih berintegritas,” tambahnya.

Baca Juga :  Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Benteng Demokrasi di Era Disinformasi Global

Lebih lanjut, ia memaparkan struktur divisi yang ada di Bawaslu, mulai dari Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, Divisi Penanganan Pelanggaran, Divisi Hukum dan Data Informasi, hingga Divisi SDM dan Organisasi. Penempatan mahasiswa PKL akan disesuaikan dengan jurusan dan kompetensi mereka.

“Misalnya, adik-adik dari jurusan komunikasi akan masuk di Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas. Sementara yang berlatar belakang hukum atau politik akan ditempatkan di Divisi Hukum,” terang pria asal Bayan, Lombok Utara, yang akrab disapa Bang It itu.

Di akhir pemaparannya, Itratip berharap kolaborasi antara Bawaslu, mahasiswa, dan civitas akademika dapat terus terjalin erat. Sinergi tersebut diyakini akan melahirkan pemilu yang lebih berintegritas sekaligus mendorong terciptanya demokrasi yang maju.

 

Berita Terkait

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:53 WIB

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Berita Terbaru