Jelang Pilkada, Kafe Remang-remang di Kota Mataram Jadi Sasaran Rajia

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Tempat hiburan malam atau sejumlah Cafe Remang-remang yang menjajakan Minuman keras (Miras) dan Minuman Beralkohol (Minol) tanpa izin perdagangan jadi sasaran rajia Polresta Mataram. Hal itu dilakukan dalam rangka untuk memastikan situasi Kota Mataram tetap Kondusif menjelang Pilkada Serentak 2024.

Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilakukan melibatkan personil gabungan yaitu sinergitas tiga pilar Kota Mataram (Polri, TNI dan Pemerintah)

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Dr. Ariefaldi Warganegara SH., SIK., MM., CPHR., CBA.,CHRM., melalui Kabagops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumandra Khartiawan SH., M.Hum., selaku yang memimpin KRYD Malam hari tersebut mengatakan kegiatan bertujuan untuk memelihara Kamtibmas sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Baca Juga :  KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana

“Dengan melibatkan tiga Pilar diharapkan KRYD bisa terlaksana secara maksimal, “ucapnya. Senin 27 Agustus 2024.

Sejumlah tempat Hiburan malam yang menjajakan Minol maupun Miras di Kota Mataram di sambangi untuk melakukan penertiban serta menghimbau agar operasional Cafe tersebut tetap sesuai aturan dan dilengkapi dengan surat izin perdagangan Minol ataupun Miras. Berdasarkan hasil pelaksanaan KRYD malam hari ini beberapa Cafe yang tidak bisa menunjukkan surat izin penjualan Minolnya di sita.

“Kami tidak tebang pilih, kalau ada tempat hiburan yang tidak ada ijinnya ya kita tutup, begitu pula izin penjualan minuman beralkohol jika tidak bisa ditunjukkan terpaksa dagangan Minol tersebut kita sita untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, “ucapnya.

Baca Juga :  Polda NTB Siaga! Libur Lebaran di Lombok Dijaga Ketat, Wisatawan Diminta Waspada

Komitmen Polresta Mataram, Razia tempat hiburan melalui KRYD seperti knk tidak hanya kita lakukan saat ini, tiga pilar kota Mataram akan terus secara rutin dilaksanakan terutama menjelang Pilkada 2024 untuk sebagai upaya cipta kondisi.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan, bahkan secara masif dan tidak hanya memiliki jelang Pilkada, hingga selesai Pilkada pun penertiban seperti ini akan tetap kita lakukan, “jelasnya.

Dalam KRYD tersebut juga dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pekerja tempat hiburan, baik karyawan maupun Patner Song untuk mencegah tindak pidana ekploitasi anak.

Ia berharap kegiatan tersebut ke depan bila rutin dilaksanakan maka dapat menciptakan Keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Berita Terbaru