SUMBAWAPOST.com, Dompu – Kabupaten Dompu kembali diguncang isu mengejutkan. Pimpinan DPRD Kabupaten Dompu, Kurnia Ramadhan, mengungkap adanya ratusan Surat Keputusan (SK) honorer yang diduga “siluman” alias tidak jelas asal-usulnya.
Kurnia menyebut, sedikitnya 380 orang tenaga honorer diduga diangkat tanpa prosedur resmi yang semestinya. Yang lebih mencengangkan, SK misterius ini diperkirakan diterbitkan pada tahun 2025.
“Ini patut dipertanyakan. Kita menduga kuat ada sekitar 380 SK siluman yang tiba-tiba muncul tanpa melalui mekanisme yang benar. Ini mencederai sistem rekrutmen tenaga honorer yang seharusnya transparan dan sesuai aturan,” tegas Kurnia kepada awak media, Kamis 10 April 2025.
Ia menambahkan, keberadaan SK misterius itu berpotensi merugikan keuangan daerah, sekaligus menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan honorer lain yang sudah lama mengabdi secara sah.
DPRD Minta Investigasi Serius
Kurnia mendesak pemerintah daerah untuk membuka data secara transparan dan melakukan audit menyeluruh terhadap pengangkatan honorer dalam dua tahun terakhir. Ia juga menyebut DPRD akan segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat.
“Kalau ini dibiarkan, maka akan jadi preseden buruk bagi tata kelola birokrasi di Dompu. Jangan sampai ada praktek titip-menitip atau bahkan jual beli SK,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BKD Kabupaten Dompu dihubungi media ini belum memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut.










