NTB Mau Ekspor 300 Sopir dan Perawat ke Jepang: Bisa Bahasa Jepang? Siapkan Jalan Ninjamu!

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 03:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat langkah strategis dalam membuka peluang kerja ke luar negeri. Kali ini, fokus diarahkan pada pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terampil di Jepang, khususnya untuk sektor kesehatan (perawat) dan pengemudi truk di bawah skema Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou.

Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Kepala BPSDM NTB pada Rabu (21/5) kemarin, Plt. Kadisnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si, bersama jajaran menerima kunjungan dari Asosiasi Japan Hirotoshi Inda Yokoham. Agenda utama: pembahasan kebutuhan 100 tenaga kerja Indonesia yang siap diberangkatkan ke Jepang melalui mekanisme Job Matching Tokutei Ginou.

Baca Juga :  Emas Melimpah, Warga Tetap Miskin Ekstrem: Gubernur Iqbal Soroti Tambang Ilegal di Sekotong dan Sekitarnya

Job Matching Tokutei Ginou adalah proses penjodohan antara pencari kerja yang memiliki sertifikasi keterampilan khusus dengan perusahaan-perusahaan di Jepang yang membutuhkan. Namun, ada satu kunci utama yang harus dipenuhi: kemampuan bahasa Jepang.

Untuk itu, Pemprov NTB kini dihadapkan pada pekerjaan rumah besar, yakni menghadirkan lokasi tes resmi Japan Foundation Test for Basic Japanese (JFT-Basic) dan Japanese Language Proficiency Test (JLPT) level N4 di wilayah NTB. Langkah ini penting agar para calon pekerja tidak perlu ke luar daerah untuk mengikuti ujian bahasa sebagai syarat utama program SSW.

“Jumlah peserta asal NTB yang siap mengikuti program ini diperkirakan mencapai 250 hingga 300 orang. Maka, keberadaan tempat ujian bahasa Jepang di NTB menjadi sangat krusial,” tegas Baiq Nelly.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Sidak Pasar, Harga Cabai Jatuh Drastis, Infrastruktur Bobrok Terbongkar

Sebagai langkah konkret, Disnakertrans NTB akan segera melakukan sosialisasi ke berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta menyiapkan proses seleksi dan uji kompetensi yang akan dilaksanakan langsung di NTB. Pelaksanaannya akan melibatkan kerja sama strategis dengan Lembaga Pusat Bahasa Universitas Mataram.

Dengan langkah ini, NTB kian serius mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di kancah internasional, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di negara mitra seperti Jepang.

Berita Terkait

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira
Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR
Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah
500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok
Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual
Peternak NTB Bersatu! Beef NTB Resmi Diluncurkan, Siap Buka Pasar Luas dan Wujudkan Lumbung Ternak Nasional
Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur
Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:52 WIB

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:59 WIB

Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:12 WIB

500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual

Berita Terbaru